Satu Suara Bangsa

TNI Kerahkan 4.477 Personel dan 27 Alutsista, 251 Ton Bantuan Disalurkan untuk Korban Gempa NTT

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

21 Agu 2026, 14.52

Diperbarui: 21 Agu 2026, 14.52

TNI Kerahkan 4.477 Personel dan 27 Alutsista, 251 Ton Bantuan Disalurkan untuk Korban Gempa NTT
Dokumentasi Satu Suara Bangsa TNI Kerahkan 4.477 Personel dan 27 Alutsista, 251 Ton Bantuan Disalurkan untuk Korban Gempa NTT
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat operasi kemanusiaan untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima penanganan, sebanyak 4.477 personel dan 27 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) telah dikerahkan ke wilayah terdampak.

Berdasarkan keterangan Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI), pengerahan personel dan alutsista dilakukan untuk mempercepat mobilitas tim di lapangan, mendukung distribusi logistik, serta membantu penanganan masyarakat terdampak bencana.

Sebanyak 27 alutsista yang dikerahkan terdiri atas 21 pesawat, lima Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), dan satu Kapal ADRI. Dukungan transportasi udara dan laut tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat pergerakan personel maupun bantuan menuju wilayah yang membutuhkan.

Bantuan TNI Tembus 251 Ton

Selain mengerahkan personel dan sarana transportasi, TNI terus menyalurkan kebutuhan logistik kepada masyarakat.

Pada hari kelima penanganan, tercatat sebanyak 63,073 ton bantuan kembali disalurkan. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah didistribusikan TNI mencapai 251,317 ton.

Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat selama masa penanganan bencana sekaligus memperkuat dukungan terhadap operasi kemanusiaan di berbagai wilayah terdampak.

Sinergi Penanganan Bencana Diperkuat

Pengerahan ribuan personel menunjukkan peningkatan signifikan dukungan TNI dalam penanganan gempa NTT. Personel dan alutsista digunakan sesuai kebutuhan operasi, mulai dari mendukung distribusi bantuan hingga membantu penanganan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta instansi terkait lainnya.

Koordinasi lintas lembaga tersebut diperlukan agar pengerahan sumber daya dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dengan dukungan 4.477 personel, 27 alutsista, dan lebih dari 251 ton bantuan, TNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penanganan bencana dan membantu masyarakat NTT melewati masa darurat hingga proses pemulihan.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait