TNI AL dan Angkatan Laut Italia Perkuat Pertahanan Siber Dasar Laut
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JAKARTA — TNI Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat kerja sama strategis dengan Angkatan Laut Italia dalam menghadapi ancaman perang modern, khususnya pada sektor pertahanan siber dan keamanan infrastruktur bawah laut.
Kesepakatan tersebut tercapai dalam forum 3rd Navy to Navy Talks yang digelar di Markas Besar Marina Militare, Roma, Italia, Jumat (22/5/2026). Pertemuan tingkat tinggi itu membahas penguatan kerja sama pertahanan maritim antara kedua negara, mulai dari proyeksi kekuatan armada tempur, integrasi logistik, pendidikan militer, hingga latihan tempur bersama.
Salah satu poin utama dalam pembahasan ialah pengembangan integrasi sistem tanpa awak (unmanned system) dan teknologi siber (cyber technology) pada seluruh domain operasi militer, terutama di kawasan dasar laut.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksda TNI Yayan Sofiyan menegaskan Indonesia memiliki posisi strategis dan daya tawar tinggi dalam kerja sama tersebut.
Menurutnya, posisi geografis Indonesia yang berada di jalur utama Indo-Pasifik menjadikan wilayah perairan nasional sangat vital bagi jalur pipa energi dunia serta sistem kabel komunikasi dan internet global.
“Dalam era perang modern, sistem kabel laut komunikasi dan internet serta pipa energi yang melintas di perairan Indonesia juga menjadi daya tawar kerja sama diskusi strategis antarperwira kedua angkatan laut,” ujar Yayan dalam keterangan Dispenal, Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan, aspek keamanan dasar laut kini menjadi perhatian serius karena infrastruktur bawah laut memiliki peran penting dalam sistem komunikasi global dan distribusi energi internasional.
Melalui kerja sama ini, Italia berharap Indonesia dapat menjadi pintu masuk kemitraan militer dengan negara-negara Asia Tenggara. Sebaliknya, TNI AL juga melihat peluang untuk memperluas kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan maritim internasional, termasuk di kawasan Laut Mediterania.
Kerja sama tersebut dinilai menjadi bagian penting dari upaya modernisasi pertahanan laut Indonesia dalam menghadapi ancaman nonkonvensional yang berkembang di era digital dan perang siber modern.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
