TNI AD dan Kemenko Pangan Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Nasional
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 7 Agu 2026, 16.48

JAKARTA, 5 Mei 2026 — Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nani Hendiarti di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (5/5/2026), untuk membahas percepatan implementasi pengelolaan sampah nasional. Pertemuan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan sampah yang semakin kompleks.
Dalam pertemuan tersebut, Maruli menyatakan kesiapan TNI Angkatan Darat untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa isu sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga berdampak pada sektor strategis lain. “Pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Nani Hendiarti menyampaikan apresiasi atas komitmen TNI AD dalam mendukung program nasional di bidang lingkungan. Menurutnya, peran TNI AD melalui satuan kewilayahan memiliki nilai strategis dalam memperkuat edukasi dan implementasi pengelolaan sampah di masyarakat. “Keterlibatan TNI AD sangat penting, terutama dalam mendorong edukasi dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di berbagai daerah,” katanya.
Kedua pihak juga membahas peluang kerja sama konkret, termasuk penguatan edukasi lingkungan, pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta optimalisasi fasilitas pengolahan sampah di berbagai wilayah. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan sampah dari tingkat lokal hingga nasional.
Secara nasional, pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar dengan meningkatnya volume sampah seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Pemerintah selama ini mendorong pendekatan terpadu, termasuk pengurangan sampah dari sumber, daur ulang, serta pemanfaatan sampah menjadi energi alternatif.
Dari sisi dampak, kolaborasi antara TNI AD dan pemerintah diharapkan dapat mempercepat perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, meningkatkan kebersihan lingkungan, serta mendukung ketahanan energi melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi. Selain itu, pendekatan berbasis komunitas dinilai dapat memperkuat keberlanjutan program di tingkat daerah.
Ke depan, kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui program edukasi terpadu, penguatan fasilitas pengolahan sampah, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan pengelolaan sampah nasional berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
