TNI AD Bangun 40 Jembatan Armco di Aceh untuk Pulihkan Akses Pasca Banjir
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

Jakarta – TNI Angkatan Darat (TNI AD) membangun 40 jembatan Armco di sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Pembangunan ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi yang sebelumnya terputus akibat banjir besar serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembangunan jembatan tersebut bertujuan membantu masyarakat agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal.
“Melalui pembangunan jembatan ini, TNI AD membantu memulihkan akses transportasi masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi dan distribusi logistik dapat kembali berjalan normal,” ujar Maruli dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Dibangun di Sejumlah Wilayah Aceh
Puluhan jembatan Armco tersebut dibangun di beberapa kabupaten yang terdampak bencana banjir, antara lain Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, dan Aceh Utara.
Di Aceh Tamiang, pembangunan jembatan dilakukan di wilayah Alue Gadeng Dua, Alue Sentang, Terban, dan Blang Kandis.
Sementara di Aceh Timur, jembatan dibangun di sejumlah desa seperti Buket Kuta, Alue Buloh, Paya Biliesa, Blang Gleum, Buket Makmur, Lhok Seuntang, Gampong Baroh, Alur Pinrang, Alue Itam, Peunaron Lama, Alue Siwah, hingga Keudongdong.
Kemudian di Kabupaten Bireuen, pembangunan dilakukan di Batee Raya, Juli Tambo, Krueng Juli, Alue Limeng, dan Salah Sirong Jaya.
Sedangkan di Aceh Utara, jembatan dibangun di wilayah Buket Linteueng, Masjid Meuraksa, serta Bangka Jaya.
Mempercepat Pemulihan Pascabencana
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana, khususnya dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan logistik.
Selain itu, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga yang sebelumnya terhambat akibat rusaknya infrastruktur.
Dengan akses transportasi yang kembali terbuka, masyarakat di wilayah terdampak bencana dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
