TMMD Sleman Genjot Pembangunan Infrastruktur Desa, Gotong Royong TNI dan Warga Menguat di Tengah Terik
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

SLEMAN, 27 April 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0732 Sleman terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur di Kalurahan Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Sleman. Meski di tengah cuaca panas, anggota Satgas bersama masyarakat tetap bekerja membangun talud jalan, gorong-gorong, dan rumah tidak layak huni (RTLH) secara gotong royong.
Sejak pagi hari, personel TNI dan warga turun langsung ke lokasi untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan fisik, termasuk pembangunan talud sepanjang 1.040 meter. Aktivitas ini menjadi bagian dari sasaran utama TMMD dalam meningkatkan akses infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Komandan Kodim 0732/Sleman, Reindi Trisetyo Nugroho, sebelumnya menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan masyarakat setempat, mulai dari pengerjaan talud untuk penguatan jalan desa, pembangunan gorong-gorong guna memperlancar drainase, hingga perbaikan rumah warga yang tidak layak huni.
Secara historis, TMMD merupakan program terpadu lintas sektor yang bertujuan mempercepat pembangunan di daerah tertinggal dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan ini rutin dilaksanakan dengan fokus pada infrastruktur, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Dari sisi dampak, pembangunan talud dan gorong-gorong diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi dan mengurangi risiko kerusakan jalan akibat erosi maupun genangan air. Sementara pembangunan RTLH berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga penerima manfaat.
Selain manfaat fisik, interaksi antara prajurit dan masyarakat dalam proses pembangunan juga memperkuat hubungan sosial dan nilai gotong royong. Hal ini dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.
Ke depan, Kodim 0732/Sleman menyatakan akan terus menyelesaikan seluruh target pembangunan TMMD sesuai jadwal, serta melakukan evaluasi untuk memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
