Satu Suara Bangsa

TMMD Sengkuyung Ke-129 Gunungkidul Tuntas Infrastruktur Desa Didorong Gerakkan Ekonomi Warga

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

16 Agu 2026, 20.28

Diperbarui: 16 Agu 2026, 20.28

TMMD Sengkuyung Ke-129 Gunungkidul Tuntas Infrastruktur Desa Didorong Gerakkan Ekonomi Warga
Dokumentasi Satu Suara Bangsa TMMD Sengkuyung Ke-129 Gunungkidul Tuntas Infrastruktur Desa Didorong Gerakkan Ekonomi Warga
GUNUNGKIDUL, 13 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Ke-129 Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, resmi ditutup setelah menuntaskan sejumlah sasaran pembangunan fisik dan nonfisik. Program tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga perdesaan.

Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Sunggingan, Kalurahan Umbulrejo, Kamis (13/8/2026), dipimpin Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan.

Penutupan ditandai dengan penyerahan kembali alat kerja, penandatanganan naskah serah terima hasil pekerjaan dari Dandim 0730/Gunungkidul kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, serta pemukulan gong.

“TMMD bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi juga memupuk kembali semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hasil pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta roda perekonomian warga Umbulrejo dan sekitarnya,” ujar Alfian.

Jalan Rabat Beton Perkuat Konektivitas Warga

Salah satu sasaran fisik TMMD adalah pembangunan jalan rabat beton yang menjadi akses penghubung antardusun maupun antarwilayah di Kalurahan Umbulrejo.

Peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mendukung kegiatan ekonomi.

Akses yang semakin baik juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masyarakat sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian warga.

Selain pembangunan jalan, TMMD turut melaksanakan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga penerima manfaat. Program tersebut diarahkan untuk membantu meningkatkan kualitas dan kelayakan tempat tinggal masyarakat.

Pembangunan Diiringi Pemberdayaan Masyarakat

TMMD Sengkuyung Ke-129 tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Sejumlah kegiatan nonfisik juga dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat.

Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), optimalisasi lahan menuju pertanian terpadu, serta pencegahan penyakit menular.

Program nonfisik tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang sekaligus mendorong warga semakin mandiri dalam mengembangkan potensi wilayah.

Menurut Alfian, semangat gotong royong menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan TMMD karena pembangunan dilakukan melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat.

Hasil Pembangunan Diserahkan kepada Pemerintah Daerah

Penutupan TMMD turut dihadiri Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul Agung Sugiharto, Ketua Pengadilan Gunungkidul Junita Pancawati, serta jajaran Forkopimda dan Forkopimkap Ponjong.

Setelah upacara, rombongan meninjau sejumlah sasaran fisik untuk melihat secara langsung hasil pembangunan yang selanjutnya akan dimanfaatkan masyarakat.

Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung Ke-129 Tahap III Tahun 2026, infrastruktur yang telah dibangun diharapkan dapat dipelihara secara berkelanjutan. Peningkatan akses, perbaikan hunian, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat diharapkan memberikan dampak terhadap mobilitas, aktivitas ekonomi, dan kualitas kehidupan warga Umbulrejo.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait