TMMD Ke-129 Renovasi 13 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Semarang
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 1 Agu 2026, 15.05

Warga Rasakan Manfaat Program RTLH
Salah seorang penerima bantuan, Amin Rahmanto, mengaku bersyukur rumahnya kini dapat direnovasi melalui program TMMD. Menurutnya, kondisi rumah yang sebelumnya belum layak huni kini menjadi lebih nyaman untuk ditempati bersama keluarga.
"Terima kasih untuk program ini. Sangat bermanfaat buat kami. Rumah yang sebelumnya belum layak huni sekarang bisa diperbaiki dengan baik sehingga lebih nyaman untuk tempat tinggal kami," ujar Amin.
Ia menjelaskan, sebelum direnovasi kondisi rumahnya masih jauh dari kata layak. Dinding rumah belum diplester maupun dicat, sementara proses pembangunan sempat terhenti.
"Yang mengerjakan ada warga, saudara, dan bapak-bapak TNI. Diperkirakan sekitar dua minggu pengerjaannya," tambahnya.
Fasilitas Umum Ikut Direvitalisasi
Selain merenovasi rumah warga, Satgas TMMD juga melaksanakan perbaikan sejumlah fasilitas umum di Desa Cukil. Salah satunya adalah renovasi Mushola An'Nur di Dusun Cukil yang meliputi perbaikan atap, pemasangan keramik lantai baru, serta pengecatan dinding agar lebih nyaman digunakan masyarakat.
Takmir Mushola An'Nur, Abdul Jumarno, menyampaikan apresiasi atas renovasi yang telah dilakukan sehingga fasilitas ibadah kini dapat dimanfaatkan dengan lebih baik.
"Alhamdulillah sudah nyaman dipakai buat ibadah," kata Abdul Jumarno.
Bangun Infrastruktur Desa
Babinsa Desa Cukil Koramil Tengaran, Sersan Kepala Kundori, mengatakan program TMMD di Desa Cukil tidak hanya berfokus pada renovasi rumah warga, tetapi juga mencakup pembangunan berbagai sarana penunjang lainnya.
"Selain 13 RTLH, kita juga bangun jalan rabat beton, dua pos kamling, satu Taman Pendidikan Al-Qur'an, dan renovasi satu mushola," jelas Serka Kundori.
Menurutnya, seluruh sasaran fisik ditargetkan selesai sesuai jadwal dengan dukungan sinergi antara personel TNI dan partisipasi aktif masyarakat.
Percepat Pemerataan Pembangunan
Program TMMD merupakan bentuk kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, program ini juga bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.
Renovasi rumah tidak layak huni dan pembangunan fasilitas umum di Desa Cukil diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman, serta mendukung aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan warga.
Tindak Lanjut Program
Satgas TMMD bersama pemerintah daerah akan melanjutkan penyelesaian seluruh sasaran fisik sesuai jadwal pelaksanaan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara TNI dan masyarakat, hasil pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan dan pembangunan desa.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Otorita IKN Targetkan 65 Persen Kawasan Nusantara Tetap Menjadi Wilayah Lindung
Penajam Paser Utara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menargetkan sebanyak 65 persen wilayah Nusantara tetap dipertahankan sebagai kawasan lindung melalui pembangunan berkonsep Forest City. Komitmen tersebut d

Petugas Sensus Ekonomi 2026 Hadapi Beragam Tantangan Demi Hadirkan Data Akurat untuk Kebijakan Nasional
Jakarta – Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 terus melaksanakan pendataan secara door to door di berbagai daerah dengan menghadapi beragam tantangan di lapangan, mulai dari menyesuaikan waktu responden, medan geo

Warga Ponorogo Relakan Mobil Pribadi Dukung Pembangunan TMMD Ke-129
Ponorogo – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0802/Ponorogo di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (1/8
