TMMD ke-129 di Ledok Tempuro Tuntas Jalan dan Drainase Perkuat Akses Warga
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 16 Agu 2026, 11.18

TMMD ke-129 berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 dengan melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Lumajang, pemerintah desa, serta masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan di wilayah perdesaan.
Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma mengatakan pelaksanaan TMMD menunjukkan bahwa sinergi dan gotong royong mampu menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
“TMMD ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi dan gotong royong dapat mempercepat pembangunan di desa. Yang dibangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga semangat kebersamaan masyarakat,” ujar Yudha saat penutupan TMMD, Kamis (13/8/2026).
Jalan Rabat Beton 840 Meter Rampung
Salah satu sasaran utama TMMD ke-129 adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 840 meter dengan lebar 3,5 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan kualitas akses dan mendukung mobilitas masyarakat Desa Ledok Tempuro.
Selain jalan, TMMD juga menuntaskan perbaikan drainase sepanjang 310 meter serta pembangunan gorong-gorong sepanjang 5 meter. Seluruh sasaran fisik tersebut telah mencapai progres 100 persen pada akhir pelaksanaan program.
Keberadaan jalan, drainase, dan gorong-gorong diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam menunjang akses sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan desa.
Yudha menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari keterlibatan berbagai unsur. Karena itu, masyarakat juga memiliki peran penting untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah selesai dibangun.
Sebelas Program Nonfisik Perkuat Pemberdayaan Warga
TMMD ke-129 di Ledok Tempuro tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Sebanyak 11 kegiatan nonfisik turut direalisasikan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kehidupan masyarakat.
Program tersebut mencakup pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, pelayanan keluarga berencana, penyuluhan UMKM dan kewirausahaan, kesiapsiagaan bencana, keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga edukasi antinarkoba.
Perwira Akomodasi/Liaison Officer TNI AU Letkol Tek Machfud Djunaedi mengatakan pendekatan lintas sektoral tersebut diperlukan agar pembangunan desa tidak hanya menghasilkan fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia.
“Pembangunan pada hakikatnya tidak hanya membangun sarana, tetapi juga membangun sumber daya manusia seutuhnya menuju peningkatan kualitas dan perubahan yang semakin baik,” ujar Machfud.
Gotong Royong Jadi Modal Melanjutkan Pembangunan Desa
Selama 30 hari pelaksanaan TMMD, personel TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat bekerja bersama menyelesaikan berbagai sasaran yang telah ditetapkan. Pola kerja tersebut sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Machfud mengingatkan masyarakat agar hasil pembangunan yang telah diserahkan dapat dirawat sehingga manfaatnya tidak berhenti setelah program TMMD berakhir.
“Tanamkan rasa memiliki dan terus lestarikan semangat gotong royong yang telah tumbuh selama pelaksanaan TMMD,” tuturnya.
Dengan berakhirnya TMMD ke-129, masyarakat Desa Ledok Tempuro kini menjadi pihak yang melanjutkan pemanfaatan sekaligus pemeliharaan hasil pembangunan. Infrastruktur yang telah selesai diharapkan mendukung aktivitas masyarakat, sementara semangat kebersamaan yang terbentuk selama TMMD menjadi modal sosial untuk melanjutkan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

TMMD ke-129 Kubu Raya Tuntas Jalan Beton 499 Meter Perkuat Akses dan Mobilitas Warg
KUBU RAYA, 14 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1207/Pontianak resmi ditutup setelah menuntaskan sejumlah sasaran pembangunan di Kecamatan Sung

TMMD Gunungkidul Tuntas Jalan Beton 575 Meter Perkuat Akses Warga Umbulrejo
GUNUNGKIDUL, 13 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0730/Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi ditutup setelah seluruh s

TMMD ke-129 Berakhir Warga Ledok Tempuro Diajak Rawat Infrastruktur Secara Berkelanjutan
LUMAJANG, 13 AGUSTUS 2026 — Berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi awal tanggung jawab masyarakat unt
