TMMD ke-129 di Bekasi Rampung, TNI dan Warga Wibawamulya Bangun Desa Lewat Gotong Royong
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 21 Agu 2026, 14.46

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, pelaksanaan TMMD melibatkan personel TNI, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan masyarakat melalui kegiatan gotong royong.
Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan dukungan melalui APBD 2026 sebesar Rp1 miliar. Saat pembukaan program, Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan TMMD menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan, termasuk di wilayah yang berada di ujung Kabupaten Bekasi.
“Ini adalah salah satu bentuk sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah. Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI. Wilayah ini merupakan ujung Kabupaten Bekasi, namun bukan berarti tidak diperhatikan. Justru ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” ujar Asep.
Infrastruktur hingga Rumah Warga Dibangun
Selama pelaksanaan TMMD, Satgas bersama masyarakat mengerjakan sejumlah sasaran pembangunan yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan warga Desa Wibawamulya.
Pekerjaan tersebut antara lain mencakup pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan serta pembenahan rumah tidak layak huni. Warga terlibat langsung dalam proses pengerjaan bersama personel TNI.
Kebersamaan tidak berhenti pada pekerjaan fisik. Personel Satgas berbaur dan tinggal bersama masyarakat selama pelaksanaan program. Interaksi sehari-hari, mulai dari bekerja hingga doa bersama pada malam hari, turut membangun kedekatan antara prajurit dan warga.
Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald S. mengatakan dukungan masyarakat menjadi bagian penting dari keberhasilan TMMD.
“Tugas kami adalah membantu rakyat. Bersama rakyat, kami membangun negeri. Melalui TMMD ini kami berharap manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan SDM Jadi Bagian TMMD
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-129 juga menjalankan sejumlah kegiatan nonfisik. Materinya mencakup penyuluhan bela negara, hukum, bahaya narkoba, lingkungan hidup, kesehatan, pencegahan stunting, hingga edukasi bagi generasi muda.
Kegiatan tersebut diarahkan agar pembangunan desa tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia.
Bagi masyarakat, kebersamaan selama satu bulan menjadi salah satu hal yang meninggalkan kesan.
“Bapak-bapak TNI bukan hanya datang membangun, tetapi juga dekat dengan masyarakat. Kami bekerja bersama, berbaur bersama, bahkan berdoa bersama. Rasanya seperti keluarga,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Rampungnya TMMD ke-129 di Desa Wibawamulya menunjukkan kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di tingkat desa. Infrastruktur yang telah dibangun diharapkan dapat dipelihara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kodaeral XII Bekali 47 Paskibra Sambas Wawasan Kebangsaan dan Kemaritiman
SAMBAS, 19 AGUSTUS 2026 — Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XII memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan kemaritiman kepada 47 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Sambas Tahun 2026 d

Pembangunan Sekolah Rakyat Nganjuk Capai 95 Persen, Ditargetkan Siap Beroperasi 31 Agustus
NGANJUK, 20 AGUSTUS 2026 — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, telah mencapai 95 persen dan terus dipercepat menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada 31 Agustus 2026. Penyelesai

BGN Optimalkan MBG 2027 dengan Anggaran Rp240 Triliun, Wilayah 3T Jadi Prioritas
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027 akan dioptimalkan melalui penataan tata kelola, efisiensi anggaran, integrasi data peneri
