Satu Suara Bangsa

TMMD Ke-129 Bojonegoro Tuntas Pemkab Kucurkan Rp5,28 Miliar Dorong Pembangunan Desa Kesongo

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

16 Agu 2026, 20.30

Diperbarui: 16 Agu 2026, 20.30

TMMD Ke-129 Bojonegoro Tuntas Pemkab Kucurkan Rp5,28 Miliar Dorong Pembangunan Desa Kesongo
Dokumentasi Satu Suara Bangsa TMMD Ke-129 Bojonegoro Tuntas Pemkab Kucurkan Rp5,28 Miliar Dorong Pembangunan Desa Kesongo
BOJONEGORO, 13 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, resmi ditutup setelah berlangsung selama 30 hari. Program kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat tersebut menuntaskan berbagai sasaran fisik dan nonfisik untuk mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem, Kamis (13/8/2026), dengan Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar bertindak sebagai inspektur upacara.

Kegiatan dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta masyarakat.

Penutupan ditandai dengan penandatanganan hasil proyek TMMD, penanggalan tanda peserta, dan pengembalian alat kerja sebagai simbol berakhirnya rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp5,285 Miliar

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,285 miliar untuk mendukung pelaksanaan TMMD Ke-129 di Desa Kesongo.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp4,748 miliar dialokasikan untuk kegiatan fisik, sedangkan Rp537,206 juta digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan nonfisik.

Dukungan pemerintah daerah juga diwujudkan melalui keterlibatan sejumlah OPD serta bantuan keuangan khusus kepada Pemerintah Desa Kesongo.

Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin yang dibacakan Brigjen TNI Zainul Bahar, TMMD disebut sebagai program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai komponen masyarakat.

Program yang telah dilaksanakan sejak 1980 tersebut diarahkan untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Air Bersih hingga RTLH Jadi Sasaran Program

Selain sasaran utama pembangunan, TMMD Ke-129 di Bojonegoro turut menjalankan sejumlah program unggulan TNI Angkatan Darat yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Program tersebut meliputi ketahanan pangan seluas satu hektare, pembangunan Manunggal Air Bersih di lima titik, rehabilitasi lima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan lima unit MCK.

TMMD juga memberikan 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting serta menjalankan program Bersatu dengan Alam melalui kegiatan penanaman pohon dan pembersihan lingkungan fasilitas umum maupun fasilitas sosial.

Berbagai pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung sekaligus mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Desa Kesongo.

Pembangunan Diiringi Program Nonfisik

Pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Berbagai kegiatan nonfisik juga dijalankan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat.

TMMD Ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, yang menempatkan pembangunan wilayah perdesaan sebagai bagian penting dalam mendorong pemerataan kesejahteraan.

Pelaksanaan program dilakukan melalui perencanaan terkoordinasi mulai tingkat desa, kecamatan, pemerintah daerah, hingga ditindaklanjuti melalui kebijakan di tingkat pusat.

“Dengan mengucap Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala pada Kamis 13 Agustus 2026 pukul 09.41 WIB, TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Brigjen Zainul.

Hasil TMMD Diharapkan Dijaga Masyarakat

Pangdam V/Brawijaya juga mengingatkan agar seluruh infrastruktur dan fasilitas yang telah dibangun dapat dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Apresiasi diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, masyarakat Desa Kesongo, serta seluruh unsur yang terlibat selama pelaksanaan program.

Berakhirnya TMMD Ke-129 menjadi penanda selesainya kegiatan selama satu bulan, tetapi semangat gotong royong dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan tetap berlanjut.

Hasil pembangunan tersebut selanjutnya diharapkan mendukung kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Kesongo.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait