Satu Suara Bangsa

TMMD Gunungkidul Tuntas Jalan Beton 575 Meter Perkuat Akses Warga Umbulrejo

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

16 Agu 2026, 11.22

Diperbarui: 16 Agu 2026, 11.22

TMMD Gunungkidul Tuntas Jalan Beton 575 Meter Perkuat Akses Warga Umbulrejo
Dokumentasi Satu Suara Bangsa TMMD Gunungkidul Tuntas Jalan Beton 575 Meter Perkuat Akses Warga Umbulrejo
GUNUNGKIDUL, 13 AGUSTUS 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0730/Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi ditutup setelah seluruh sasaran pembangunan di Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, berhasil diselesaikan 100 persen.

TMMD yang dimulai sejak 15 Juli 2026 tersebut menuntaskan sejumlah infrastruktur, mulai dari pembangunan jalan beton hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni. Pelaksanaannya melibatkan sinergi TNI, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, dan masyarakat setempat.

Komandan Satgas TMMD sekaligus Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan mengatakan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam penyelesaian program. Warga tidak hanya membantu pekerjaan, tetapi juga memberikan dukungan kepada personel yang bertugas.

“Tidak hanya membantu tenaga, warga secara sukarela menyuguhkan makanan dan minuman, seperti kelapa muda, untuk anggota TNI yang bertugas,” ujar Alfian.

Jalan Beton 575 Meter Rampung 100 Persen

Salah satu sasaran utama TMMD Sengkuyung Tahap III adalah pembangunan jalan cor beton sepanjang 575 meter dengan lebar 3 meter di Kalurahan Umbulrejo.

Selain jalan, program tersebut berhasil menyelesaikan pembangunan sembilan gorong-gorong, rehabilitasi satu rumah tidak layak huni (RTLH), serta pengecatan gedung pendidikan.

“Ada pembangunan jalan cor beton sepanjang 575 meter dengan lebar tiga meter, pembangunan sembilan gorong-gorong, rehabilitasi satu rumah tidak layak huni, serta pengecatan gedung pendidikan,” kata Alfian.

Rampungnya seluruh sasaran fisik diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah perdesaan Gunungkidul.

Pembangunan Fisik Diiringi Program Nonfisik

TMMD Sengkuyung Tahap III tidak hanya menyasar pembangunan sarana dan prasarana. Sejumlah kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat juga dilaksanakan dan telah diselesaikan pada akhir Juli 2026.

Menurut Alfian, pelaksanaan TMMD menunjukkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, dan semangat gotong royong masyarakat setempat,” ujarnya.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan TMMD merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap pembangunan wilayah, khususnya di Kalurahan Umbulrejo.

“Selain program TMMD yang bernilai ratusan juta rupiah, terdapat pula alokasi anggaran infrastruktur lain melalui Dinas PU yang mencapai miliaran rupiah untuk pengaspalan jalan,” katanya.

Warga Diminta Jaga Infrastruktur Hasil TMMD

Setelah pembangunan selesai, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat bertahan dalam jangka panjang.

Endah secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membongkar atau melubangi jalan untuk pemasangan jaringan pipa karena dapat memengaruhi kekuatan konstruksi.

“Jangan terus sembarangan melubangi jalan untuk pemasangan pipa agar jalan tidak cepat rusak atau ambrol saat musim hujan,” ujarnya.

Dengan tuntasnya TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, masyarakat Umbulrejo kini memiliki tambahan infrastruktur berupa jalan beton dan fasilitas pendukung lainnya. Hasil pembangunan tersebut diharapkan dapat dipelihara bersama sekaligus menjadi modal untuk mendukung mobilitas dan pembangunan wilayah secara berkelanjutan.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait