Tinjau Pasar Tanah Abang, Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Jauh dari Krisis
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia masih dalam keadaan stabil dan jauh dari krisis. Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi daya beli masyarakat, menyusul berbagai pandangan yang menyebut ekonomi Indonesia sedang melemah dan aktivitas pasar tradisional menurun.
Menurut Purbaya, hasil pengamatan di lapangan justru menunjukkan aktivitas ekonomi masih berjalan baik dengan banyaknya masyarakat yang berbelanja di pasar.
“Artinya, sekeliling kita banyak orang yang sedang belanja. Daya beli masyarakat sepertinya membaik. Kita tidak resesi, apalagi krisis. Indonesia masih jauh dari krisis,” ujar Purbaya di sela kunjungannya.
Cek Langsung Kondisi Pasar
Purbaya menjelaskan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kondisi ekonomi di masyarakat. Hal ini menyusul sejumlah pendapat ekonom yang menyatakan daya beli masyarakat melemah dan pasar tradisional mulai sepi.
Ia menilai data ekonomi yang dimiliki pemerintah justru menunjukkan kondisi ekonomi yang masih positif, sehingga perlu melihat secara langsung kondisi di lapangan.
“Banyak ekonom yang bilang kita sudah resesi dan daya beli hancur. Saya ingin cek langsung, apakah benar seperti itu,” kata Purbaya.
Aktivitas Perdagangan Masih Ramai
Dalam kunjungan tersebut, Purbaya tiba di Pasar Tanah Abang sekitar pukul 13.02 WIB dengan mengenakan kemeja putih seragam Kementerian Keuangan.
Ia berkeliling mengunjungi sejumlah toko, mulai dari toko pakaian hingga busana muslim. Dalam salah satu toko yang dikunjungi, Purbaya membeli tiga potong celana dengan total harga Rp300 ribu.
Selama berada di pasar, ia juga sempat berdialog dengan pedagang dan pengunjung terkait kondisi ekonomi dan perkembangan usaha mereka.
Sebagian pedagang mengaku omzet masih relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Namun ada juga pedagang yang menyampaikan tantangan penurunan penjualan akibat persaingan dengan perdagangan daring.
Pemerintah Akan Terus Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Purbaya mengatakan dirinya baru sekitar lima bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia optimistis berbagai kebijakan pemerintah akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dalam waktu ke depan.
“Kita akan dorong terus ekonomi supaya masyarakat di bawah makin maju. Saya baru lima bulan menjabat, jadi jangan takut. Setahun ke depan pasti berbeda,” ujarnya.
Selain meninjau aktivitas perdagangan, Purbaya juga memastikan sejumlah produk yang dijual di pasar tersebut merupakan produk lokal, yang menunjukkan aktivitas ekonomi domestik tetap berjalan.
Pemerintah, kata dia, akan terus memperkuat berbagai kebijakan ekonomi guna menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
