Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 5,1 Kilogram Sabu dari Malaysia di Pelabuhan Tarakan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 2 Sep 2026, 23.38

JAKARTA, Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat sekitar 5,1 kilogram berhasil digagalkan aparat gabungan di Security Check Point (SCP) X-Ray Terminal Kedatangan Penumpang Pelabuhan Malundung, Tarakan, Kalimantan Utara, pada Kamis (18/6/2026).
Pengungkapan kasus bermula ketika petugas yang melakukan pemeriksaan melalui mesin X-Ray mendeteksi adanya barang mencurigakan di dalam bagasi seorang penumpang kapal SB Indomaya yang baru tiba dari Tawau, Malaysia. Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan secara mendalam terhadap barang bawaan penumpang.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang dikemas secara rapi dan disamarkan di dalam delapan bungkus makanan ringan. Modus tersebut diduga digunakan pelaku untuk mengelabui pemeriksaan serta menghindari kecurigaan petugas di jalur kedatangan internasional.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sabu tersebut diduga akan diedarkan ke wilayah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Jika berhasil lolos, narkotika tersebut berpotensi beredar di masyarakat dan menimbulkan dampak serius terhadap keamanan serta kesehatan masyarakat.
Keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil sinergi dan koordinasi antara Bea Cukai, BAIS TNI, serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Utara yang secara rutin melakukan pengawasan terhadap jalur perlintasan laut internasional di kawasan perbatasan.
Setelah diamankan di lokasi kejadian, pelaku beserta seluruh barang bukti langsung diserahkan kepada penyidik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Aparat kini masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas negara yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.
Kasus ini kembali menunjukkan bahwa jalur laut perbatasan masih menjadi salah satu sasaran jaringan narkotika internasional untuk memasukkan barang haram ke wilayah Indonesia. Modus penyamaran menggunakan kemasan makanan ringan menjadi salah satu cara yang digunakan pelaku untuk mengelabui petugas.
Aparat mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi terkait dengan peredaran narkotika. Kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam memutus jaringan penyelundupan serta peredaran narkoba di wilayah perbatasan Indonesia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
