Sri Ratu Cipta Mandiri Perluas Jangkauan MBG di Tasikmalaya: Standar Tinggi, Manfaat Nyata
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 27 Jul 2026, 22.33

Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Sri Ratu di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, resmi beroperasi sejak Sabtu, 13 September 2025, di bawah Yayasan Sri Ratu Cipta Mandiri. Anggota DPRD Angga Yogaswara memimpin pemotongan pita sebagai simbol tersedianya layanan baru yang menargetkan anak usia dini hingga remaja sekolah menengah. Peresmian ini memperluas jangkauan MBG di Tasikmalaya.
Ketua Yayasan, Sri Ratina Indrayu, menegaskan bahwa pihaknya siap mengikuti semua standar yang ditetapkan pemerintah pusat. “Alhamdulillah, kami insyaallah mengikuti standarisasi yang sudah ditentukan. Ada ahli gizi yang mendampingi, relawan juga kami latih supaya paham aturan MBG,” ungkapnya. Pendampingan ahli gizi, pelatihan relawan, dan kebersihan dapur menjadi fokus utama agar pelayanan bergizi benar-benar berkualitas.
Untuk bahan baku, pihak Sri Ratu mengutamakan kerja sama dengan petani dan peternak lokal. Walau ketersediaan tidak setiap hari sempurna, suplai dari distributor memastikan kebutuhan tetap terpenuhi. Saat ini, dapur Sri Ratu telah melayani lebih dari 3.416 penerima manfaat, mayoritas dari anak TK dan PAUD. Angga Yogaswara memuji bahwa sasaran sudah tepat, tidak hanya balita dan anak usia pra-sekolah, tetapi juga ibu hamil dan siswa jenjang dasar hingga menengah.
Di tingkat kabupaten, data menunjukkan bahwa 26 dapur MBG telah beroperasi dan melayani sekitar 90 ribu wargasetiap hari. Setiap dapur mampu memproduksi ± 3.500 paket makanan per hari. Target Kabupaten Tasikmalaya adalah mendirikan 183 SPPG, yang jika tercapai diperkirakan dapat melayani 700-800 ribu penerima manfaat per hari. Informasi ini memperkuat bahwa pembukaan dapur Sri Ratu adalah bagian dari strategi lebih besar yang sudah terbukti berjalan.
Dapur MBG Sri Ratu di Kota Tasikmalaya adalah langkah nyata yang menggabungkan kualitas, standarisasi, dan pemberdayaan lokal—anak-anak mendapat gizi, petani dipakai, relawan terlatih. Di tengah upaya Pemkab Tasikmalaya juga melayani puluhan ribu penerima manfaat melalui puluhan dapur lainnya, Sri Ratu memperjelas bahwa program MBG bisa berjalan dengan baik bila standarnya dijaga. Semoga dapur ini menjadi model bagi dapur-dapur lain agar generasi muda di Tasikmalaya tumbuh sehat dan cerdas.
#MBGSriRatu #GiziTasik #GenerasiSehat #TasikPerkuatMBG #MakanBergiziTasikmalaya #EkonomiLokalBergizi
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
