Sensus Ekonomi 2026 Petakan Perubahan Aktivitas Usaha dan Perkuat Basis Kebijakan Nasional
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 10 Agu 2026, 10.49

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud mengatakan perubahan struktur ekonomi, pola distribusi, hingga cara masyarakat melakukan transaksi membuat pembaruan data diperlukan. Kondisi perekonomian pada 2026 tidak lagi sepenuhnya sama dengan situasi ketika Sensus Ekonomi sebelumnya dilaksanakan pada 2016.
“Struktur ekonomi sudah mulai berubah, cara distribusi berubah, cara bertransaksi pun berubah. Oleh karena itu kami harus potret,” ujar Edy dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).
Sensus Potret Perubahan Ekonomi Indonesia
Perubahan teknologi dan pola aktivitas ekonomi membuat karakteristik kegiatan usaha terus berkembang. Karena itu, Sensus Ekonomi menjadi instrumen untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi dan struktur kegiatan ekonomi yang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Edy, kelengkapan data menjadi penting karena akan memengaruhi kemampuan pemerintah dan pemangku kepentingan dalam memahami kondisi perekonomian. Data yang tidak menggambarkan keseluruhan aktivitas ekonomi dapat menyulitkan proses pengambilan keputusan.
“Untuk memberikan gambaran secara utuh. Kalau gambarnya tidak utuh, pasti kami kesulitan juga. Oleh karena itu, inilah momentum yang pas pada 2026 untuk melakukan sensus ekonomi,” katanya.
Pelaksanaan sensus setiap sepuluh tahun memberikan kesempatan untuk memperbarui gambaran perekonomian nasional setelah mengalami berbagai perubahan. Hasil pendataan diharapkan dapat menunjukkan perkembangan kegiatan ekonomi secara lebih komprehensif dibandingkan satu dekade sebelumnya.
BPS Lakukan Pendataan Door-to-Door
BPS menargetkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat diselesaikan hingga akhir Agustus. Petugas melakukan pendataan secara langsung dengan mendatangi rumah dan bangunan untuk mengurangi kemungkinan adanya aktivitas ekonomi yang tidak tercatat.
“Prinsipnya kami berusaha mendata door-to-door, rumah bangunan kami datangi supaya semuanya tercatat jangan sampai ada yang terlewat. Kalau tidak ada data yang lengkap sulit untuk mengambil keputusan,” ujar Edy.
Metode pendataan tersebut diarahkan untuk memperoleh informasi yang mencerminkan kondisi kegiatan ekonomi secara luas. Kelengkapan cakupan menjadi salah satu bagian penting karena aktivitas ekonomi tidak hanya berlangsung pada perusahaan atau pusat perdagangan besar, tetapi juga tersebar di berbagai lingkungan masyarakat.
Data Jadi Dasar Pengambilan Keputusan
Hasil Sensus Ekonomi dapat memberikan gambaran mengenai perubahan struktur dan aktivitas ekonomi yang terjadi selama sepuluh tahun terakhir. Informasi yang terkumpul menjadi bagian dari penyediaan statistik nasional untuk membantu memahami perkembangan kegiatan ekonomi Indonesia.
Data yang semakin lengkap juga membantu proses perencanaan pembangunan karena kebijakan dapat disusun berdasarkan kondisi yang tercatat di lapangan. Perubahan pola transaksi dan distribusi menjadi salah satu perkembangan yang perlu dipetakan agar gambaran perekonomian tetap relevan dengan kondisi terkini.
Sensus Ekonomi 2026 dengan demikian tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pencatatan, tetapi juga menjadi bagian dari pembaruan basis informasi mengenai perkembangan ekonomi nasional setelah berbagai transformasi yang berlangsung sejak 2016.
BPS Tegaskan Kerahasiaan Data Responden
Di tengah proses pendataan, BPS menegaskan bahwa data individu yang diberikan responden mendapatkan perlindungan berdasarkan ketentuan perundang-undangan. Perlindungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat selama proses Sensus Ekonomi berlangsung.
Kerahasiaan data responden diperlukan agar masyarakat dapat memberikan informasi secara benar dan lengkap kepada petugas. Semakin baik kualitas informasi yang diperoleh, semakin akurat pula gambaran aktivitas ekonomi yang dapat dihasilkan melalui sensus.
BPS akan melanjutkan pendataan hingga seluruh sasaran Sensus Ekonomi 2026 dapat tercatat secara optimal. Dengan data yang lengkap dan menggambarkan perubahan struktur ekonomi, distribusi, serta pola transaksi masyarakat, hasil sensus diharapkan menjadi fondasi statistik yang kuat untuk mendukung perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan ekonomi Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

TMMD ke-129 Palembang Kebut Pembangunan Jalan 750 Meter untuk Perkuat Akses Warga
PALEMBANG, 10 AGUSTUS 2026 — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang terus mempercepat pembangunan jalan sepanjang 750 meter di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, K

Satgas TMMD dan Warga Kesongo Bersihkan Sungai Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan
BOJONEGORO, 10 AGUSTUS 2026 — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro bersama masyarakat Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, bergotong ro

TMMD ke-129 Ponorogo Dikebut Dansatgas Pastikan Seluruh Proyek Rampung Tepat Waktu
PONOROGO, 10 AGUSTUS 2026 — Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Artileri Pertahanan Udara Farouk Saputra meninjau langsung pro
