Sekolah Rakyat di Rembang dan Jepara Perluas Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Keluarga Kurang Mampu
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 3 Agu 2026, 12.56

Sekolah Rakyat Rembang Mulai Beroperasi
Kepala Sekolah Rakyat Kabupaten Rembang, Wahyu Tri Setio Budi, mengatakan seluruh peserta didik telah mengikuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang telah disiapkan untuk mendukung proses pembelajaran, di antaranya laboratorium, lapangan mini soccer berstandar FIFA, lapangan basket dan bola voli berstandar internasional, serta sarana ibadah bagi siswa.
"Di sini meskipun sistem asrama, tetap memberikan kesempatan bagi orang tua untuk bertemu dengan anak-anak mereka. Orang tua diperbolehkan menjenguk siswa setiap Sabtu dan Minggu, sebagai upaya menjaga kedekatan keluarga selama anak menempuh pendidikan," ujar Wahyu.
Ia menjelaskan, beberapa fasilitas asrama untuk jenjang SMP dan SMA masih dalam tahap penyelesaian sehingga sementara waktu para siswa menempati asrama jenjang SD yang dinilai masih memadai. Wahyu juga memastikan kendala pasokan air bersih yang sempat terjadi telah teratasi dan diproyeksikan semakin optimal setelah Embung Kaliombo beroperasi.
Pemerintah Daerah Dukung Penuh Program
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang sekaligus Ketua Tim Transisi Sekolah Rakyat, Teguh Gunawarman, berharap seluruh peserta didik segera beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.
"Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Rembang dibangun melalui dukungan anggaran pemerintah pusat sekitar Rp200 miliar. Pada tahun ajaran perdana, sekolah ini menampung 225 siswa yang terdiri atas 10 siswa SD, 95 siswa SMP, dan 90 siswa SMA asal Kabupaten Rembang, serta tambahan 30 siswa SMA dari Kabupaten Blora, karena daerah tersebut belum memiliki gedung Sekolah Rakyat sendiri," jelas Teguh.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah memperluas kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui konsep pendidikan berasrama yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.
Jepara Siapkan Sekolah Rakyat
Sementara itu, Sekolah Rakyat di Kabupaten Jepara saat ini memasuki tahap daftar ulang peserta didik. Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengatakan program tersebut merupakan bagian dari prioritas pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pemerataan akses pendidikan.
"Pendidikan harus bisa diakses semua golongan, tidak hanya untuk orang-orang kaya," ujar Muhammad Ibnu Hajar.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Kabupaten Jepara, Muh Ali, menyampaikan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Jumlah calon siswa tingkat SD berhasil memenuhi kuota sebanyak 90 anak setelah dilakukan pendataan bersama perangkat desa dan Babinsa/Bhabinkamtibmas. Pada jenjang SMP bahkan terjadi kelebihan pendaftar sehingga dilakukan proses seleksi berdasarkan tingkat kesejahteraan keluarga.
Perkuat Kualitas Sumber Daya Manusia
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang lengkap, sistem pembelajaran berasrama, serta dukungan sarana penunjang yang memadai. Di Jepara, pemerintah daerah juga telah menyiapkan lahan tambahan sekitar enam hektare sebagai antisipasi pengembangan fasilitas pada masa mendatang.
Anggota DPR RI Abdul Wachid menyebut pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di Jepara telah mendekati tahap akhir dan menjadi salah satu yang terlengkap di Indonesia.
"Sekolah rakyat ini disiapkan dengan fasilitas yang sangat lengkap bagi anak-anak fakir miskin ekstrem, yang selama ini susah untuk belajar dan tidak punya akses pendidikan," katanya.
Dampak bagi Masyarakat
Pengembangan Sekolah Rakyat di Rembang dan Jepara diharapkan semakin memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Fasilitas pendidikan yang lengkap dan sistem pembelajaran berasrama juga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan akademik maupun karakter peserta didik secara optimal.
Tindak Lanjut Pemerintah
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan terus menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat, memastikan kesiapan operasional seluruh fasilitas, serta memperluas pengembangan program di berbagai daerah. Program ini juga akan disinergikan dengan berbagai kebijakan prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis dan pemberdayaan ekonomi desa, guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Satgas TMMD Kodim 1707 Merauke Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Kampung Wanam
Merauke – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun 2026 Kodim 1707/Merauke memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke

Satgas TMMD Kodim 0708 Purworejo Lanjutkan Pembangunan hingga Malam Demi Percepat Penyelesaian Sasaran Fisik
Purworejo – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo terus mengoptimalkan penyelesaian sasaran fisik dengan melanjutkan pekerjaan hingga malam hari di Desa W

Satgas TMMD Kodim 0416 Bute Siapkan Material MCK untuk Lengkapi Program RTLH di Bungo
Bungo – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo (Bute) terus mempercepat penyelesaian sasaran fisik dengan menyiapkan material pasir halus untuk pembangunan fasili
