Satu Suara Bangsa

Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih untuk Perkuat Akses Masyarakat

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

14 Agu 2026, 16.344 dibaca

Diperbarui: 14 Agu 2026, 17.51

Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih untuk Perkuat Akses Masyarakat
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih untuk Perkuat Akses Masyarakat
JAKARTA, 13 AGUSTUS 2026 — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 3.395 jembatan yang dibangun TNI-Polri serta sekitar 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat, Kamis (13/8/2026). Peresmian dilaksanakan secara hybrid melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, sebagai bagian dari penguatan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi mobilitas, pendidikan, kesehatan, kegiatan ekonomi, dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Presiden Prabowo mengikuti kegiatan didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengikuti kegiatan dari salah satu lokasi jembatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sedangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berada di salah satu lokasi jembatan di Kabupaten Lebak, Banten.

“Atas nama pemerintah, atas nama seluruh rakyat Indonesia, dan atas nama pribadi, saya ingin menyampaikan penghargaan saya dan ucapan terima kasih saya kepada Kepala Staf Angkatan Darat dan kepada Kapolri, juga kepada pejabat-pejabat di Angkatan Darat dan di Polri, dan seluruh anggota TNI dan seluruh anggota Polri. Saya bangga dengan saudara-saudara sekalian,” ujar Presiden Prabowo.

Infrastruktur sebagai Wujud Pengabdian kepada Rakyat

Presiden menilai pembangunan jembatan dan sumber air bersih merupakan bentuk pengabdian yang memberikan manfaat konkret kepada masyarakat. Infrastruktur tersebut tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih aman menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat kegiatan ekonomi, dan berbagai pelayanan dasar lainnya.

“Saudara-saudara telah menjalankan suatu misi-misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat,” kata Presiden.

Prabowo menegaskan TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Karena itu, keberadaan kedua institusi diharapkan terus memberikan manfaat dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat di berbagai wilayah.

“Saudara-saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberi yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya saudara juga akan kembali kepada rakyat,” ungkap Presiden.

TNI AD Kerjakan 3.008 Titik Jembatan

Dalam laporannya, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan TNI AD telah mengerjakan pembangunan sebanyak 3.008 titik jembatan. Dari jumlah tersebut, 2.500 jembatan telah selesai, sementara 508 lainnya masih dalam proses pengerjaan.

TNI AD juga melaksanakan pembangunan di 798 titik di wilayah terdampak bencana. Pengerjaan antara lain dilakukan di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang dengan target penyelesaian pada tahun ini.

“Kami sudah mengerjakan 3.008 titik jembatan, 2.500 selesai, 508 dalam proses, dan juga 798 di daerah bencana,” ujar Jenderal Maruli.

Pembangunan tersebut memberikan dampak terhadap akses masyarakat dalam skala luas. Berdasarkan laporan KSAD, sebanyak 9.008 sekolah menjadi lebih mudah dijangkau setelah pembangunan jembatan dilakukan.

Selain mendukung akses pendidikan, jembatan tersebut menghubungkan 7.807 desa, memberikan akses menuju 4.502 fasilitas kesehatan dan 4.618 fasilitas ekonomi, serta memberikan manfaat kepada sekitar 4,5 juta jiwa.

“Ada 9.008 sekolah terakses, sehingga anak-anak sekolah yang seperti Bapak harapkan tidak perlu lagi basah-basah, tidak perlu lagi berisiko untuk mencapai sekolah,” kata Jenderal Maruli.

Polri Bangun dan Revitalisasi 895 Jembatan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 kepolisian daerah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 874 jembatan telah selesai, 17 unit masih dalam tahap pembangunan, dan empat lainnya berada dalam tahap perencanaan.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa kami telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda dengan rincian 874 unit telah selesai, 17 unit dalam tahap pembangunan dan 4 unit dalam tahap perencanaan,” ujar Kapolri.

Sebanyak 874 jembatan yang telah selesai memiliki total panjang mencapai 19,2 kilometer dan menghubungkan 1.314 desa. Infrastruktur tersebut diperkirakan telah memberikan manfaat kepada sekitar dua juta masyarakat dari berbagai kelompok.

Ribuan Sumber Air Bersih Perkuat Infrastruktur Dasar

Selain jembatan, peresmian juga mencakup sekitar 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI AD. Penyediaan sumber air menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur dasar yang dapat langsung digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pembangunan jembatan dan sumber air bersih memiliki peran penting terutama bagi masyarakat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses. Jembatan dapat memangkas hambatan mobilitas menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat ekonomi, sementara penyediaan air bersih membantu memenuhi salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Program tersebut sekaligus memperlihatkan keterlibatan TNI-Polri dalam mendukung pembangunan di luar pelaksanaan tugas utamanya melalui kegiatan pengabdian dan bakti kepada masyarakat.

Kapolri mengatakan arahan Presiden untuk terus berada di tengah masyarakat menjadi pedoman bagi personel dalam menjalankan kegiatan tersebut.

“Ini memberikan semangat bagi kita semua, khususnya seluruh personel TNI dan Polri untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik sesuai dengan arahan Bapak bahwa kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat dan memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

Pemerintah berharap pembangunan dan penyelesaian infrastruktur tersebut dapat terus memberikan manfaat jangka panjang. Dengan akses antardesa yang semakin terbuka, perjalanan menuju sekolah dan fasilitas kesehatan yang lebih mudah, kegiatan ekonomi yang semakin terhubung, serta tersedianya sumber air bersih, pembangunan diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Prabowo Buka Opsi Usut Direksi BUMN hingga 30 Tahun ke Belakang
SOSBUD14 Agu 2026 · 17.05Oleh Budi Antoni

Prabowo Buka Opsi Usut Direksi BUMN hingga 30 Tahun ke Belakang

JAKARTA, 14 AGUSTUS 2026 — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membuka opsi pengusutan terhadap pengurus dan direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga 30 tahun ke belakang sebagai bagian dari pemb

Baca selengkapnya
Prabowo Tegaskan Barang Subsidi Disalurkan Melalui Kopdes Merah Putih
SOSBUD14 Agu 2026 · 16.49Oleh Budi Antoni

Prabowo Tegaskan Barang Subsidi Disalurkan Melalui Kopdes Merah Putih

JAKARTA, 14 AGUSTUS 2026 — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mengarahkan penyaluran barang-barang bersubsidi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel Merah Pu

Baca selengkapnya