Presiden Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Pastikan Keberlanjutan Program Gizi Nasional
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 23 Jul 2026, 13.53

Nanik menyampaikan bahwa keputusan untuk mengundurkan diri diambil setelah mempertimbangkan kondisi kesehatannya yang memerlukan penanganan lebih lanjut di luar negeri. Ia juga mengungkapkan telah menyampaikan langsung permohonan maaf kepada Presiden atas keputusan tersebut.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya. Presiden menyetujui," ujar Nanik.
Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik menyatakan tetap berkomitmen mendukung pelaksanaan program pemerintah. Ia mengungkapkan Presiden berencana membentuk Dewan Pengawas Badan Gizi Nasional, dan dirinya diminta untuk mengemban amanah sebagai ketua dewan tersebut.
"Namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," katanya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan Presiden mempertahankan peran Nanik dalam pengawasan BGN didasarkan pada pengalaman yang dimilikinya, baik sebagai Wakil Kepala maupun Kepala BGN.
Menurut Prasetyo, Presiden menilai pengalaman tersebut masih sangat dibutuhkan untuk mendukung kepemimpinan baru serta memperkuat tata kelola lembaga.
"Bapak Presiden merasa Ibu Nanik masih bisa memberikan kontribusi yang optimal. Dengan peran yang berbeda, beliau tetap diminta ikut mengawal, menyukseskan, dan bersama-sama dengan pimpinan yang baru memperbaiki pelaksanaan serta tata kelola Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo.
Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN diharapkan dapat menjaga kesinambungan berbagai program strategis di bidang pemenuhan gizi masyarakat. Badan Gizi Nasional memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan layanan gizi, termasuk pelaksanaan berbagai program prioritas nasional.
Dengan proses transisi kepemimpinan yang berlangsung cepat, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Sinergi antara pimpinan baru dan jajaran pengawas diharapkan dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan program, meningkatkan tata kelola kelembagaan, serta mendukung keberhasilan agenda pembangunan di bidang kesehatan dan gizi masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Otorita IKN Percepat Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Terus Dikawal
NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat pembangunan fisik Tahap II sebagai bagian dari upaya mewujudkan IKN sebagai Ibu Kota Politik pada 2028 . Untuk memastikan target tersebut tercapai,

Pemkab Temanggung Percepat Persiapan Sekolah Rakyat, Target Pembangunan Dimulai Oktober 2026
TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung terus mempercepat penyelesaian seluruh persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat di Karanggedong . Pemerintah daerah optimistis proyek tersebut dapat segera di

TMMD Ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara Percepat Pembangunan Gorong-gorong untuk Dukung Infrastruktur Desa
BANJARNEGARA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara terus menunjukkan progres dalam pembangunan infrastruktur di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan S
