Prabowo Targetkan Pembangunan Trans Sumatera Railway dan Trans Kalimantan Railway
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 1 Agu 2026, 12.04

Target Trans Sumatera Railway
Presiden Prabowo menginginkan jaringan kereta api di Pulau Sumatera terhubung dari titik paling selatan di Bakauheni, Provinsi Lampung, hingga Provinsi Aceh di bagian utara. Menurutnya, proyek tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
"Habis ini Trans Sumatera Railway dari Bandar Lampung ya, mana titik yang paling selatan? Bandar Lampung ya? Titik yang paling selatan, Bakauheni, sampai ke titik paling utara (Aceh). Bisa KAI? Bisa Menteri Perhubungan?" ujar Prabowo.
Presiden juga menyampaikan harapannya agar proyek tersebut dapat segera diwujudkan sehingga menjadi tonggak baru dalam pengembangan transportasi berbasis rel di Indonesia.
"Saya akan resmikan sebentar lagi revitalisasi Stasiun Semarang Tawang dan saya menanti peresmian revitalisasi stasiun-stasiun lain termasuk launching Trans Sumatera Railway," katanya.
Lanjutkan Pembangunan ke Kalimantan
Selain Pulau Sumatera, Presiden juga memberikan arahan agar pembangunan jaringan kereta api diperluas ke Pulau Kalimantan. Ia meminta PT KAI dan Kementerian Perhubungan mulai menyiapkan proyek Trans Kalimantan Railway sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
"Kita kasih dia tugas harus kasih yang berat, jangan kasih yang ringan-ringan, ya. Habis Trans Sumatera nanti Trans Kalimantan kalau bisa bersamaan kita mulai. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara makmur. Kita buktikan," tegas Prabowo.
Perkuat Konektivitas Nasional
Arahan Presiden disampaikan bertepatan dengan peresmian revitalisasi tahap pertama Stasiun Semarang Tawang yang menjadi salah satu upaya modernisasi infrastruktur perkeretaapian nasional. Pembangunan jaringan kereta api lintas pulau dinilai sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan konektivitas, memperlancar distribusi barang dan penumpang, serta memperkuat sistem transportasi nasional.
Selama ini, jaringan kereta api nasional masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan sebagian wilayah Sumatera. Pengembangan jalur yang menghubungkan wilayah selatan hingga utara Sumatera serta pembangunan jaringan baru di Kalimantan diharapkan dapat memperluas akses transportasi sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan industri, perdagangan, dan logistik.
Dampak bagi Masyarakat
Pengembangan Trans Sumatera Railway dan Trans Kalimantan Railway diproyeksikan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan konektivitas antarwilayah, efisiensi biaya logistik, kemudahan mobilitas penumpang, serta pemerataan pembangunan ekonomi. Infrastruktur perkeretaapian juga diharapkan menjadi pendorong investasi baru dan membuka peluang pertumbuhan pusat-pusat ekonomi di berbagai daerah.
Tindak Lanjut Pemerintah
Pemerintah menugaskan PT KAI (Persero) bersama Kementerian Perhubungan untuk menyiapkan langkah-langkah pembangunan kedua proyek strategis tersebut. Tahapan selanjutnya akan mencakup perencanaan, pengembangan jaringan, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur perkeretaapian nasional sesuai arahan Presiden.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

17 Agustus Momentum Bersatu Membangun Bangsa, Bukan Terprovokasi Stop Bayar Pajak
Momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus merupakan hari bersejarah yang menjadi simbol persatuan, perjuangan, dan semangat gotong royong seluruh rakyat Indonesia. Pada hari tersebut, masya

Hasan Nasbi Minta Publik Tak Berspekulasi soal Pagar Tinggi di Mal Tegaskan Kondisi Negara Tetap Baik
Jakarta – Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan. Pernyataan itu disampaikan di Kompleks Ist

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis melalui Koordinasi Lintas Kementerian
JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peningkatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas yang di
