Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Daging dalam Lima Tahun
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 8 Agu 2026, 15.16

KEBUMEN — Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada daging dalam empat hingga lima tahun ke depan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Prabowo mengatakan pemerintahannya telah berhasil mencapai sejumlah capaian penting di sektor pangan dalam 19 bulan masa kerja, termasuk swasembada beras dan jagung.
“19 bulan, Alhamdulillah banyak yang sudah kita capai. Kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung,” ujar Prabowo.
Meski demikian, Presiden mengakui Indonesia masih menghadapi tantangan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani secara mandiri, terutama pada sektor telur, ayam, dan daging.
Menurutnya, pemerintah kini tengah mempercepat berbagai program untuk meningkatkan produksi peternakan nasional agar target swasembada daging dapat tercapai sekitar tahun 2031.
“Kemudian protein kita, telur, ayam, daging kita masih belum. Ini sedang kita kerjakan, mungkin kita empat tahun lagi, lima tahun lagi kita swasembada daging,” katanya.
Prabowo juga menegaskan kondisi pangan Indonesia saat ini relatif aman meskipun dunia sedang menghadapi berbagai konflik geopolitik dan ketidakpastian global.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kemandirian pangan dan memperkuat sektor pertahanan guna melindungi kekayaan alam serta sumber daya nasional.
“Pangan relatif kita aman. Di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana. Kita bersyukur kita masih tidak terlibat. Tapi kita waspada. Kita harus punya kekuatan, makanya kita bangun kekuatan pertahanan kita untuk jaga kekayaan kita,” ujar Presiden.
Pemerintah menilai penguatan sektor pangan dan protein nasional menjadi bagian penting dari strategi besar menuju kemandirian ekonomi dan ketahanan nasional Indonesia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Bank Mandiri Klarifikasi Pemblokiran Rekening AMPB Tegaskan Kepatuhan Prosedur Hukum dan Layanan Nasabah
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyampaikan penjelasan resmi terkait langkah pemblokiran rekening milik koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Indonesia-Jerman Percepat Investasi EBT dan Jaringan Listrik
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama untuk mempercepat investasi energi baru dan terbarukan (EBT) serta modernisasi jaringan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari

Alokasi Dana Desa Rp77 Triliun Ditargetkan Perkuat Pengembangan Kopdes
JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memproyeksikan alokasi Dana Desa mencapai Rp77 triliun pada tahun anggaran 2027 guna mempercepat transformasi ekonomi dan penguatan kapasitas usaha Koperasi Desa (Kopdes) M
