Prabowo Sebut Program MBG dan Kopdes Merah Putih Bisa Putar Ekonomi Desa Hingga Rp10,8 Miliar per Tahun
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

NGANJUK — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Tingul, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Prabowo, program MBG akan menjadi penggerak ekonomi desa karena anggaran yang digelontorkan pemerintah akan langsung terserap oleh pelaku usaha lokal, mulai dari petani, peternak, hingga pelaku UMKM pangan di desa.
“Artinya yang tanam ikan lele bisa dijual, yang tanam bawang merah bisa terjual, yang bikin tempe bisa terbeli, yang jual telur bisa. Semua produsen di desa itu hidup,” ujar Prabowo.
Ia menjelaskan, dalam satu desa diperkirakan terdapat sekitar 3.000 penerima manfaat program MBG dengan nilai anggaran sebesar Rp15 ribu per orang setiap hari.
“3.000 kali Rp15.000, berarti Rp45 juta tiap hari,” katanya.
Prabowo menghitung apabila program tersebut berjalan selama 20 hari dalam satu bulan, maka perputaran uang di desa dapat mencapai Rp900 juta per bulan atau sekitar Rp10,8 miliar per tahun.
“Satu desa Rp10,8 miliar beredar di situ,” ucapnya.
Menurut Presiden, pola tersebut akan memperkuat ekonomi lokal karena kebutuhan pangan untuk program MBG dipasok langsung dari desa setempat sehingga distribusi dan biaya logistik dapat ditekan.
“Enggak usah jauh-jauh ke pasar, pasarnya ada di desa dia sendiri,” jelasnya.
Selain program MBG, pemerintah juga menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat distribusi kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, pupuk subsidi, kredit murah, hingga layanan logistik desa.
Prabowo menilai kombinasi kedua program tersebut akan menjadi fondasi penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi desa.
“MBG ditambah Kopdes Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita,” pungkasnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Bank Mandiri Klarifikasi Pemblokiran Rekening AMPB Tegaskan Kepatuhan Prosedur Hukum dan Layanan Nasabah
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyampaikan penjelasan resmi terkait langkah pemblokiran rekening milik koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Indonesia-Jerman Percepat Investasi EBT dan Jaringan Listrik
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama untuk mempercepat investasi energi baru dan terbarukan (EBT) serta modernisasi jaringan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari

Alokasi Dana Desa Rp77 Triliun Ditargetkan Perkuat Pengembangan Kopdes
JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memproyeksikan alokasi Dana Desa mencapai Rp77 triliun pada tahun anggaran 2027 guna mempercepat transformasi ekonomi dan penguatan kapasitas usaha Koperasi Desa (Kopdes) M
