PLN Pastikan Listrik Andal Saat WFH, Dorong Pemanfaatan Aplikasi PLN Mobile untuk Layanan Kelistrikan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 13 Agu 2026, 22.07

JAKARTA — PT PLN (Persero) menyatakan kesiapan mendukung kebijakan Work From Home (WFH) pemerintah dengan menjaga keandalan pasokan listrik serta menyediakan layanan kelistrikan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Langkah ini diambil seiring meningkatnya kebutuhan listrik rumah tangga akibat intensitas penggunaan perangkat elektronik selama WFH.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan bahwa tren WFH mendorong konsumsi listrik yang lebih tinggi di sektor rumah tangga. “Penggunaan perangkat elektronik saat bekerja dari rumah lebih intens dan berlangsung lebih lama, sehingga kebutuhan daya listrik ikut meningkat. Pelanggan dapat menyesuaikan kebutuhan tersebut melalui layanan tambah daya yang tersedia di PLN Mobile secara praktis,” ujarnya.
Gregorius menambahkan bahwa PLN telah mengintegrasikan berbagai layanan kelistrikan dalam satu aplikasi untuk memudahkan pelanggan. “Selain tambah daya, pelanggan juga dapat melakukan pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga catat meter mandiri dalam satu aplikasi,” katanya.
Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat mengajukan penambahan daya dengan mengakses menu Ubah Daya dan Migrasi, memasukkan ID pelanggan atau nomor meter, serta menyelesaikan proses hingga pembayaran secara digital. Selain itu, fitur pengaduan juga tersedia untuk melaporkan gangguan listrik dengan melampirkan foto, deskripsi, dan waktu kunjungan petugas.
Secara historis, peningkatan konsumsi listrik rumah tangga pernah terjadi pada masa pembatasan aktivitas saat pandemi COVID-19, ketika pola kerja dan aktivitas beralih ke rumah. Kondisi serupa kini kembali muncul seiring penerapan kebijakan WFH di sejumlah sektor, yang berdampak pada pergeseran beban listrik dari industri ke rumah tangga.
Dari sisi dampak, peningkatan kebutuhan listrik selama WFH berpotensi mendorong pelanggan melakukan penyesuaian daya agar aktivitas tetap optimal. Di sisi lain, kemudahan layanan digital melalui aplikasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan dan mengurangi ketergantungan pada layanan tatap muka. Namun, lonjakan konsumsi juga menuntut PLN menjaga stabilitas pasokan agar tidak terjadi gangguan.
Sebagai tindak lanjut, PLN memastikan akan terus memantau beban listrik nasional serta meningkatkan kesiapan infrastruktur distribusi. Perusahaan juga mendorong optimalisasi penggunaan PLN Mobile sebagai kanal utama layanan pelanggan guna mendukung kebutuhan listrik masyarakat selama kebijakan WFH berlangsung.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
