Perpekindo Usulkan Susu Santan Kelapa Masuk Program MBG Dukung Petani dan Diversifikasi Pangan
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 5 Agu 2026, 10.16

Perpekindo Dorong Pemanfaatan Kelapa Lokal
Ketua Umum Perpekindo Muhaemin Tallo mengatakan usulan tersebut muncul sebagai respons terhadap penurunan harga kelapa di tingkat petani yang dinilai telah berada di bawah harga pokok produksi akibat ketidakseimbangan antara pasokan dan daya serap industri.
"Harga kelapa di tingkat petani merosot tajam hingga menyentuh angka Rp1.800 per butir jauh di bawah harga pokok produksi (HPP) akibat ketidakseimbangan pasokan dan daya serap industri yang terbatas," ujar Muhaemin Tallo.
Menurutnya, harga kelapa yang layak di tingkat petani berada pada kisaran Rp4.000 hingga Rp5.000 per butir agar memberikan keuntungan yang memadai bagi petani.
Usulkan Diversifikasi Bahan Baku MBG
Perpekindo menilai pemanfaatan susu santan kelapa berbasis UHT dalam Program MBG dapat menjadi solusi untuk menyerap kelebihan produksi kelapa nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku susu impor.
Muhaemin menjelaskan, kondisi industri saat ini bukan mengalami kekurangan bahan baku kelapa, melainkan terbatasnya daya serap pasar dan menurunnya ekspor sehingga berdampak pada penurunan harga di tingkat petani. Sementara itu, karakteristik kelapa yang mudah rusak menyebabkan petani berpotensi mengalami kerugian apabila hasil panen tidak segera terserap.
"Dengan mengintegrasikan susu santan ke dalam MBG, petani terselamatkan, industri berkembang, dan kita mengonsumsi produk pangan bergizi asli komoditas lokal," kata Muhaemin.
Dorong Penguatan Industri Kelapa Nasional
Perpekindo menilai pemanfaatan susu santan kelapa dalam Program MBG berpotensi menciptakan pasar baru yang berkelanjutan bagi petani, meningkatkan penyerapan hasil produksi kelapa nasional, serta mendukung pertumbuhan industri pengolahan berbasis komoditas lokal.
Selain itu, menurut Perpekindo, langkah tersebut juga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku susu hewani sekaligus memperkuat pemanfaatan produk pangan dalam negeri.
Perpekindo juga mengusulkan agar pemerintah menerbitkan regulasi yang mendukung stabilitas tata niaga kelapa nasional guna menjaga keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar dalam jangka panjang.
Dampak bagi Masyarakat
Apabila dikaji dan dinilai layak untuk diterapkan, pemanfaatan produk olahan kelapa dalam Program MBG berpotensi memperluas pasar bagi petani, meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa, mendorong pertumbuhan industri pengolahan pangan lokal, serta memperkuat diversifikasi pangan nasional. Langkah tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bergizi berbasis sumber daya dalam negeri.
Tindak Lanjut Pemerintah
Usulan Perpekindo diharapkan menjadi salah satu masukan dalam pengembangan kebijakan pemanfaatan komoditas lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis dan penguatan ketahanan pangan nasional. Pemerintah selanjutnya dapat melakukan kajian terhadap aspek gizi, keamanan pangan, kesiapan industri, serta dampak ekonomi sebelum menetapkan kebijakan lebih lanjut terkait usulan tersebut.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Sekolah Rakyat Jepara Siap Beroperasi Dukung Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Prasejahtera
Jepara – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah siap difungsikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar Tahun Ajaran 2026–2027. Fasilitas pendi

Pembangunan Rabat Beton TMMD Kodim 1208 Sambas Hampir Rampung Perkuat Akses Transportasi Desa
Sambas – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas terus mempercepat penyelesaian pembangunan rabat beton di Desa Tempapan Hulu, Kabupaten Sambas, Kalimantan Bar

Satgas TMMD Kodim 0704 Banjarnegara Rampungkan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan dan Kebersamaan Warga
Banjarnegara – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara terus menyelesaikan berbagai sasaran fisik di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Su
