Pemprov Jawa Tengah Perkuat Koperasi Desa Merah Putih di Kota Semarang Jawa Tengah
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 6 Agu 2026, 05.45

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinilai konsisten memperkuat ekosistem koperasi desa. Ketua Koperasi Jasa Komoditas Desa Indonesia, Suryokoco Suryoputro, mengapresiasi langkah Pemprov Jateng yang terbukti nyata mendukung Koperasi Desa Merah Putih di Kota Semarang, Selasa 9 September 2025. Penilaian ini didasarkan pada temuan Tim ExpeDesa Java Plus selama 18 hari menjelajah Pulau Jawa yang menunjukkan tidak semua provinsi memiliki keberpihakan serupa.
Bentuk dukungan paling nyata datang melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng yang diminta menanggung biaya akta pendirian Koperasi Desa Merah Putih. Suryo menjelaskan, Gubernur Jawa Tengah selaku komisaris BPD Jateng mendorong pembiayaan tersebut agar proses legalitas koperasi berlangsung cepat, rapi, dan akuntabel. Kepastian legal ini penting untuk akses permodalan dan kemitraan yang lebih luas.
Dukungan di Jawa Tengah juga terlihat pada fungsi penyaluran barang subsidi di sejumlah titik. Koperasi Desa Merah Putih telah dipercaya menyalurkan komoditas seperti LPG dan pupuk, sehingga distribusi menjadi lebih dekat dengan warga desa. Kondisi ini berbeda dengan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur, di mana dukungan lebih banyak berasal dari pemerintah kabupaten/kota, bukan langsung dari pemerintah provinsi.
Ke depan, penguatan koperasi desa membutuhkan komitmen Badan Usaha Milik Negara sebagai pemasok barang bersubsidi. Suryo mencontohkan peran Perum Bulog untuk penyaluran beras SPHP dan Minyakita. Kolaborasi Pemprov, BUMN, BPD, dan koperasi akan memastikan pasokan stabil, harga terjangkau, dan tata kelola distribusi yang transparan.
Respon masyarakat untuk berbelanja di Koperasi Desa Merah Putih disebut sudah baik, namun ketersediaan stok, terutama produk subsidi masih menjadi tantangan. Komunikasi terakhir dengan Bulog Jawa Tengah menyebut Minyakita sedang tidak tersedia. Pemprov Jawa Tengah telah mengambil langkah strategis melalui BPD Jateng dan jejaring penyaluran, dan kini dibutuhkan dukungan BUMN agar pasokan komoditas subsidi tercukupi sehingga koperasi desa dapat bekerja optimal melayani kebutuhan warga.
#KoperasiDesa #JawaTengah #KotaSemarang #BPDJateng #Bulog #Minyakita #BerasSPHP #SubsidiTepatSasaran #UMKM #EkonomiKerakyatan #DistribusiPangan #BeritaTerkini
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
