Satu Suara Bangsa

Pemkot Jayapura Siapkan Lahan Enam Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

7 Agu 2026, 19.57

Diperbarui: 7 Agu 2026, 19.57

Pemkot Jayapura Siapkan Lahan Enam Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Pemkot Jayapura Siapkan Lahan Enam Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
JAYAPURA, 7 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Kota Jayapura, Papua, menyiapkan lahan seluas lebih dari enam hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan SMK Negeri 7 Jayapura, Kampung Skow Mabo, Distrik Muara Tami. Pembangunan tersebut diharapkan memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat setempat.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat sebelumnya direncanakan berlokasi di Kabupaten Jayapura. Namun, karena terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan pekerjaan, Pemerintah Provinsi Papua kemudian meminta agar lokasi pembangunan dialihkan ke Kota Jayapura.

"Awalnya program ini akan dibangun di Kabupaten Jayapura, namun karena mengalami kendala, Pemerintah Provinsi Papua meminta agar dialihkan ke Kota Jayapura dan kami menyambut baik keputusan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional pemerintah," kata Abisai.

Lebih dari Enam Hektare Disiapkan

Pemkot Jayapura telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mendukung percepatan pembangunan. Sekolah Rakyat akan dibangun di kawasan SMK Negeri 7 Jayapura yang memiliki luas sekitar 10 hektare.

Dari keseluruhan kawasan tersebut, lebih dari enam hektare dialokasikan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, sedangkan lahan yang tersisa tetap digunakan untuk memenuhi kebutuhan SMK Negeri 7 Jayapura.

"Kami sudah melakukan peninjauan di lokasi tersebut untuk memastikan kesiapan lahan dan percepatan pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan bagian dari program strategis nasional," ujar Abisai.

Pemkot Jayapura juga telah berkomunikasi dengan pemilik hak ulayat untuk memenuhi kebutuhan lahan sehingga kawasan pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pemilik hak ulayat untuk memenuhi kekurangan luas lahan tersebut sehingga seluruh kawasan dapat dimanfaatkan secara optimal," katanya.

Masyarakat Lokal Diminta Dilibatkan

Selain memastikan kesiapan lahan, Pemkot Jayapura meminta kontraktor pelaksana pembangunan Sekolah Rakyat melibatkan masyarakat setempat dalam setiap tahapan pekerjaan.

Pelibatan warga diharapkan membuat manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan setelah fasilitas pendidikan beroperasi, tetapi juga selama proses konstruksi melalui kesempatan kerja dan partisipasi masyarakat lokal.

"Kepada kontraktor kami minta agar melibatkan masyarakat setempat dalam setiap tahapan pekerjaan sehingga manfaat pembangunan juga dapat dirasakan langsung oleh warga," ujar Abisai.

Pemerintah Kota Jayapura berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar dan diselesaikan sesuai target. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin memperluas kesempatan masyarakat memperoleh layanan pendidikan serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Jayapura.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait