Pemkab Bone Percepat Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Tahun Ajaran Baru
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 24 Jul 2026, 17.59

Monitoring tahap II pembangunan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, di kawasan Sekolah Rakyat Kabupaten Bone, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Senin (20/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus mengevaluasi kesiapan fasilitas pendukung agar lingkungan sekolah dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran bagi para peserta didik.
Andi Akmal menegaskan bahwa aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan siswa menjadi prioritas utama sebelum sekolah mulai beroperasi.
"Yang menjadi prioritas kita adalah memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kenyamanan. Anak-anak yang akan belajar di Sekolah Rakyat harus memperoleh lingkungan pendidikan yang layak sehingga mereka dapat mengikuti proses belajar dengan tenang dan optimal," tegasnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat memperkuat koordinasi lintas sektor serta segera menyelesaikan berbagai kendala teknis yang masih ditemukan di lapangan. Menurutnya, kesiapan Sekolah Rakyat harus dipastikan secara menyeluruh agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung sesuai jadwal.
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Bone turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai tahapan awal dalam membentuk lingkungan belajar yang inklusif, ramah anak, dan mendukung proses adaptasi peserta didik.
Pemerintah berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat, khususnya para orang tua, bahwa Sekolah Rakyat telah dipersiapkan secara optimal untuk mendukung proses pendidikan.
Kegiatan monitoring tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Sosial RI, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bone, Kepala BPS Kabupaten Bone, Kepala Bagian Hukum Setda Bone, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bone, Camat Tanete Riattang Timur, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait.
Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkala, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan tepat waktu dan memenuhi standar yang ditetapkan. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memperluas akses pendidikan yang berkualitas, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari pembangunan daerah dan program strategis nasional.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Satgas TMMD Purworejo Perkuat Kemanunggalan dengan Warga Lewat Aksi Membantu Mencari Pakan Ternak
PURWOREJO – Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa. Di sela-sela

Pemkab Batang Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang terus mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, dengan menuntaskan berbagai persyaratan administrasi dan kesiapan lahan. Program pend

Kemenpar Hibahkan Lahan 7 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
BANDUNG – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menghibahkan lahan seluas 7 hektar di kawasan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, untuk mendukung pembangunan S
