Satu Suara Bangsa

Pemerintah Prioritaskan Putra Daerah Jadi Guru Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Berkualitas

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

6 Agu 2026, 08.26

Diperbarui: 6 Agu 2026, 08.26

Pemerintah Prioritaskan Putra Daerah Jadi Guru Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Berkualitas
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Pemerintah Prioritaskan Putra Daerah Jadi Guru Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Berkualitas
Batang – Pemerintah terus mematangkan pengoperasian Program Sekolah Rakyat dengan memprioritaskan tenaga pendidik berasal dari putra daerah serta menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai kepala sekolah. Kebijakan tersebut bertujuan memberdayakan sumber daya manusia lokal sekaligus menjaga kualitas pembelajaran. Rekrutmen guru dilaksanakan melalui kerja sama antara Kementerian Sosial, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), serta pemerintah daerah.

Guru Diprioritaskan dari Daerah Setempat

Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Jabo Priyono mengatakan tenaga pendidik Sekolah Rakyat akan diprioritaskan berasal dari daerah tempat sekolah beroperasi. Langkah tersebut diharapkan mampu memberdayakan potensi lokal sekaligus memperkuat keterlibatan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pendidikan.

"Kalau di Batang, gurunya diprioritaskan dari Batang. Kita bekerja sama dengan Pemda dan MenPAN-RB untuk rekrutmen guru," ujar Agus Jabo Priyono.

Ia menjelaskan, pemerintah tetap menerapkan fleksibilitas apabila terdapat kebutuhan tenaga pendidik dengan kompetensi tertentu yang belum tersedia di daerah.

"Kalau memang ada mata pelajaran tertentu yang belum tersedia, baru kita ambil dari Semarang atau daerah lain," tambahnya.

Pemerintah Daerah Siap Mendukung

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima surat resmi terkait kebutuhan tenaga pendidik Sekolah Rakyat. Meski demikian, sejumlah guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batang telah berinisiatif mendaftarkan diri untuk bergabung dalam program tersebut.

"Pada intinya mendukung dan kami siap jika ada permintaan dari pemerintah pusat untuk mengisi tenaga guru di Sekolah Rakyat," kata Bambang Suryantoro Sudibyo.

Menurutnya, pemerintah daerah siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik apabila proses rekrutmen telah dimulai secara resmi.

Perkuat Kualitas Pendidikan

Kebijakan memprioritaskan guru dari daerah setempat diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih efektif karena tenaga pendidik dinilai lebih memahami karakteristik sosial dan budaya masyarakat setempat. Sementara itu, penempatan kepala sekolah dari unsur ASN ditujukan untuk memperkuat tata kelola, akuntabilitas, dan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Rakyat.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dampak bagi Masyarakat

Pelibatan tenaga pendidik dari daerah diharapkan membuka kesempatan kerja bagi guru lokal, memperkuat kapasitas sumber daya manusia di daerah, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.

Tindak Lanjut Pemerintah

Pemerintah akan melanjutkan proses rekrutmen tenaga pendidik melalui koordinasi antara Kementerian Sosial, Kementerian PAN-RB, dan pemerintah daerah. Selain memastikan kebutuhan guru terpenuhi, pemerintah juga akan menyiapkan kepala sekolah dari kalangan ASN serta melengkapi tenaga pendidik dari luar daerah apabila terdapat mata pelajaran tertentu yang belum dapat dipenuhi oleh sumber daya lokal.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait