Satu Suara Bangsa

Pemerintah Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Hadapi Stunting dan Obesitas Melalui Program CKG

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

6 Agu 2026, 09.15

Diperbarui: 6 Agu 2026, 09.15

Pemerintah Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Hadapi Stunting dan Obesitas Melalui Program CKG
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Pemerintah Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Hadapi Stunting dan Obesitas Melalui Program CKG
Jakarta – Pemerintah terus memperkuat upaya deteksi dini kesehatan masyarakat melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah menghadapi meningkatnya tantangan kesehatan di Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan Indonesia saat ini menghadapi beban ganda (double burden), yakni masih tingginya kasus stunting pada anak di tengah meningkatnya prevalensi obesitas pada orang dewasa akibat perubahan pola hidup masyarakat.

Pemerintah Soroti Beban Ganda Masalah Gizi

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan perubahan gaya hidup dan semakin mudahnya akses terhadap makanan menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan angka obesitas di Indonesia.

"Perubahan budaya, termasuk kemudahan memperoleh makanan, ikut mendorong kenaikan obesitas. Saat ini sekitar satu dari tiga orang di Indonesia mengalami obesitas, sehingga kita menghadapi double burden, yakni stunting pada anak dan obesitas pada orang dewasa," kata Dante Saksono Harbuwono.

Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan langkah pencegahan yang lebih kuat agar faktor risiko penyakit dapat diketahui sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.

Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Pemerintah terus mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara berkala sebagai bagian dari strategi penguatan layanan promotif dan preventif di bidang kesehatan.

"Dengan Cek Kesehatan Gratis, kita berharap faktor risiko penyakit bisa diketahui lebih dini. Sehingga pembiayaan kesehatan lebih rendah, masyarakat lebih sehat, dan angka harapan hidup semakin tinggi," ujar Dante.

Melalui deteksi dini, pemerintah berharap berbagai penyakit tidak menular dapat dicegah sejak awal sehingga kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat.

Dukung Terwujudnya Generasi Emas 2045

Dante menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan preventif juga menjadi bagian dari persiapan menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Pemerintah ingin memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat hingga usia produktif dengan risiko penyakit yang lebih rendah.

"Kita mulai dari anak-anak karena ingin menciptakan Generasi Emas 2045 yang sehat. Karena itu, manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis secara berkala, idealnya setiap tahun di puskesmas," katanya.

Program tersebut diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit.

Dampak bagi Masyarakat

Penguatan Program Cek Kesehatan Gratis diharapkan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, mencegah munculnya penyakit kronis, menekan beban pembiayaan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup dan usia harapan hidup masyarakat. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

Tindak Lanjut Pemerintah

Kementerian Kesehatan akan terus memperluas pemanfaatan Program Cek Kesehatan Gratis melalui puskesmas di berbagai daerah serta mengintensifkan edukasi mengenai pencegahan stunting, obesitas, dan penyakit tidak menular. Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait