Pemerintah Kaji Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih, Distribusi Ditargetkan Lebih Terintegrasi
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 25 Jul 2026, 21.34

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi kantor layanan terpadu untuk berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial yang selama ini dilakukan melalui kantor pemerintahan maupun lembaga penyalur lainnya.
"Karena kan sebelumnya kan di kantor-kantor pemerintahan? Nanti di Kopdes semua. Semua Koperasi Desa Merah Putih," ujar Zulhas.
Pemerintah menargetkan implementasi awal skema tersebut dapat dimulai pada September 2026, seiring dengan bertambahnya jumlah Kopdes Merah Putih yang beroperasi di berbagai daerah.
"Operasi kita perkirakan September," katanya.
Zulhas menjelaskan, pemerintah menargetkan sekitar 25.000 Kopdes Merah Putih telah beroperasi pada Agustus–September 2026. Jumlah tersebut kemudian akan meningkat menjadi 35.862 koperasi hingga akhir tahun, sebelum seluruh pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah desa setelah melalui masa pembinaan selama dua tahun.
"Agustus-September 25.000. Tetapi akhir tahun 35.862 akan jadi ya. Dua tahun perbaikan, dibenahi, diselesaikan, setelah dua tahun diserahkan kepada desa. Nah ini. Desa, karena itu koperasi milik desa," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah masih mendalami mekanisme penyaluran bansos melalui Kopdes Merah Putih, termasuk aspek regulasi dan teknis pelaksanaannya. Menurutnya, terdapat beberapa alternatif skema yang sedang dibahas bersama kementerian dan lembaga terkait.
"Ada dua pilihannya, masih didalami ini skemanya. Yang seperti sekarang nanti Himbara atau bank-banknya akan membuka gerai di Koperasi Desa Merah Putih," ujar Saifullah Yusuf.
Ia menjelaskan, salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menghadirkan layanan perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Kopdes Merah Putih sehingga masyarakat dapat mencairkan bantuan secara lebih mudah di desa masing-masing. Selain itu, pemerintah juga mengkaji kemungkinan penyaluran bantuan melalui rekening yang terhubung dengan layanan koperasi, namun skema tersebut memerlukan penyesuaian regulasi.
"Itu sedang dipelajari, tapi kita perlu mengubah regulasi. Sehingga nanti penerima manfaat di desa itu, keluarga penerima manfaat di desa itu bisa mengambil di Koperasi Desa Merah Putih," kata Saifullah Yusuf.
Menurutnya, apa pun mekanisme yang nantinya dipilih, pemerintah akan memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama agar proses penyaluran bantuan berlangsung mudah, aman, dan tepat sasaran.
Skema integrasi penyaluran bansos melalui Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat layanan publik di tingkat desa sekaligus mengoptimalkan fungsi koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan dukungan infrastruktur koperasi yang semakin luas serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan menjangkau seluruh penerima manfaat secara optimal.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Bapanas Pastikan Stok Beras Nasional Kuat Hadapi El Nino, Cadangan Tembus 5,2 Juta Ton
JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan Indonesia memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) yang kuat untuk menghadapi musim kemarau dan potens

Menkeu: APBN Tetap Aman Meski Harga Minyak Dunia Naik, Stimulus Semester II Tetap Berjalan
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terjaga meskipun kenaikan harga minyak dunia menyebabkan ruang fiskal pemerintah menjadi le

Menko Pangan: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Simpul Layanan dan Penggerak Ekonomi Desa di Papua
JAYAPURA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi simpul layanan masyarakat di tingkat desa melalui integrasi berbagai program pemerintah. Keha
