Satu Suara Bangsa

Pemerintah Jamin Pembiayaan Kopdes Merah Putih, Danantara Tegaskan Tak Bebani Bank Himbara

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

20 Agu 2026, 22.10

Diperbarui: 20 Agu 2026, 22.10

Pemerintah Jamin Pembiayaan Kopdes Merah Putih, Danantara Tegaskan Tak Bebani Bank Himbara
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Pemerintah Jamin Pembiayaan Kopdes Merah Putih, Danantara Tegaskan Tak Bebani Bank Himbara
JAKARTA, 18 AGUSTUS 2026 — Pemerintah menyiapkan skema pembiayaan melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendukung operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Setiap gerai koperasi dapat memperoleh fasilitas pinjaman hingga Rp3 miliar sebagai modal untuk mengembangkan kegiatan usahanya.

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menegaskan pembiayaan tersebut telah dirancang agar tidak menimbulkan risiko berlebihan bagi bank-bank BUMN. Menurutnya, kredit yang disalurkan Himbara kepada Kopdes Merah Putih mendapatkan jaminan pemerintah melalui Menteri Keuangan.

“Jadi, banyak yang bilang nanti Himbara akan terdampak. Nggak ada hubungannya, karena Himbara memegang jaminan,” ujar Dony di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Jaminan Pemerintah Jadi Mitigasi Risiko

Dony menjelaskan keberadaan jaminan pemerintah menjadi instrumen mitigasi terhadap risiko kredit yang dihadapi Himbara dalam mendukung pembiayaan Kopdes Merah Putih.

“Waktu kita memberikan kredit, ya, itu memang kredit itu dijamin oleh Menteri Keuangan,” katanya.

Karena itu, ia membantah kekhawatiran bahwa penyaluran pembiayaan kepada koperasi berpotensi menyebabkan bank-bank BUMN mengalami gagal bayar atau tekanan keuangan akibat program tersebut.

“Buat Himbara, supaya teman-teman yang di luar juga memahami, tidak ada risikonya buat Himbara, karena Himbara memegang jaminan tertulis,” ujar Dony.

Modal hingga Rp3 Miliar per Gerai

Melalui skema tersebut, setiap gerai Kopdes Merah Putih dapat memperoleh fasilitas pembiayaan hingga Rp3 miliar. Modal tersebut menjadi bagian dari dukungan untuk membangun dan mengembangkan aktivitas ekonomi koperasi di tingkat desa.

Dony menekankan bahwa pembiayaan Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari program prioritas pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, menurut dia, pembiayaan tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat melalui koperasi.

Keberadaan akses pembiayaan diharapkan memberikan ruang bagi Kopdes Merah Putih untuk mengembangkan kegiatan usaha sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi di tingkat lokal.

Tata Kelola Tetap Menjadi Kunci

Dengan adanya jaminan pemerintah, risiko bagi bank penyalur dapat dimitigasi. Namun, keberhasilan program secara keseluruhan tetap akan ditentukan oleh penggunaan pembiayaan secara produktif, tata kelola koperasi, serta kemampuan usaha Kopdes Merah Putih memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

Skema pembiayaan hingga Rp3 miliar per gerai tersebut pada akhirnya diharapkan tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi desa dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat dari aktivitas koperasi secara berkelanjutan.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait