Pemerintah Bentuk Universitas Republik Indonesia untuk Perkuat SDM Unggul Berbasis Sains dan Teknologi
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 4 Sep 2026, 11.16

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, mengatakan pembentukan URI merupakan wujud perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan SDM yang mampu mengelola potensi kekayaan alam Indonesia secara optimal.
"Pak Presiden itu juga concern untuk bagaimana menciptakan generasi smart, generasi emas, untuk menyongsong Indonesia 2045. Tidak mungkin kita punya kekayaan alam yang sedemikian melimpah, tetapi sumber daya manusianya rendah," ujar Aris di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurut Aris, Presiden memberikan perhatian khusus pada pengembangan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sebagai fondasi untuk memperkuat kemampuan bangsa dalam menguasai teknologi dan meningkatkan daya saing nasional.
"Oleh karena itu, Pak Presiden fokus mengedepankan universitas yang berbasis pada STEM, science, technology, engineering, and mathematics. Dengan demikian, bangsa ini akan menguasai teknologi sendiri. Dan sumber daya alamnya kita sudah lengkap, sudah tersedia semua," katanya.
Meski demikian, Aris menegaskan URI tidak hanya akan mengembangkan program studi berbasis STEM. Berbagai bidang keilmuan lainnya juga akan dikembangkan guna menciptakan sistem pendidikan yang komprehensif dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional.
"Macam-macam, salah satunya fokusnya ke situ, tapi prodi-prodi yang lain tentunya juga akan banyak," ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, Presiden Prabowo telah melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI. Keduanya akan memimpin pengembangan institusi pendidikan tersebut sekaligus mengoordinasikan sejumlah badan pendidikan yang berada di bawah naungan URI.
Donny Ermawan menjelaskan bahwa URI dibentuk untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan melalui sistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari jenjang dasar hingga pendidikan tinggi serta pengembangan aparatur pemerintahan.
"Bapak Presiden sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan. Beliau ingin mengonsolidasikan dan mengintegrasikan beberapa pendidikan yang sudah ada saat ini," kata Donny.
Pembentukan URI menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan kompetensi di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika tanpa mengabaikan disiplin ilmu lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan SDM yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global, sekaligus mendukung percepatan transformasi ekonomi dan pembangunan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
