Pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon Capai 40 Persen, Brantas Abipraya Terapkan Sistem Tiga Shift
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

JAKARTA, 9 Mei 2026 — PT Brantas Abipraya mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon, Jawa Barat, dengan progres fisik proyek mencapai 40,243 persen hingga awal Mei 2026. Proyek infrastruktur pendidikan tersebut ditargetkan mendukung perluasan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengatakan capaian pembangunan saat ini berada pada deviasi positif sebesar 12,865 persen dibanding kurva S perencanaan proyek.
“Brantas Abipraya terus mengoptimalkan pelaksanaan proyek agar dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Dian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Menurut Dian, proyek pembangunan menghadapi sejumlah tantangan teknis di lapangan, terutama akses jalan lingkungan yang sempit sehingga membatasi mobilitas kendaraan berat dan distribusi material konstruksi. Kondisi tersebut memengaruhi pengaturan lalu lintas proyek serta efisiensi pengiriman bahan bangunan.
Meski demikian, perusahaan menerapkan berbagai strategi percepatan pembangunan agar target penyelesaian tetap tercapai. Langkah yang dilakukan antara lain penggunaan tulangan pelat berbasis wiremesh untuk meningkatkan efisiensi konstruksi, penambahan batching plant menjadi lima unit guna mendukung kebutuhan pengecoran, serta penerapan sistem kerja tiga shift agar aktivitas pembangunan berjalan tanpa henti.
“Meski demikian, Brantas Abipraya menerapkan berbagai strategi percepatan pembangunan untuk memastikan progres proyek tetap berjalan optimal,” kata Dian.
Selain itu, perusahaan juga mengubah spesifikasi jendela dari tipe nako menjadi casement window untuk mempercepat proses pemasangan sekaligus meningkatkan kualitas bangunan.
Dian menegaskan seluruh proses percepatan proyek tetap mengedepankan standar mutu konstruksi dan keselamatan kerja. “Ini menjadi upaya kami untuk memastikan proyek dapat selesai lebih cepat dengan tetap memenuhi standar terbaik,” ujarnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Pemerintah sebelumnya menargetkan puluhan gedung Sekolah Rakyat mulai beroperasi secara bertahap pada Juli 2026 di berbagai daerah Indonesia.
Pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dinilai penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional. Dengan tersedianya sarana belajar yang lebih layak, pemerintah berharap tingkat partisipasi pendidikan dapat meningkat, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan.
Secara ekonomi, percepatan pembangunan proyek juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja konstruksi dan pergerakan sektor pendukung seperti distribusi material bangunan serta usaha lokal di sekitar proyek.
Dian mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional dan peningkatan kualitas generasi muda Indonesia.
“Kami optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Cirebon dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik,” kata Dian.
Ke depan, Brantas Abipraya menyatakan akan terus melakukan optimalisasi metode konstruksi dan pengawasan proyek agar pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon dapat segera difungsikan dan mendukung target pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
