Satu Suara Bangsa

Otorita IKN Targetkan 65 Persen Kawasan Nusantara Tetap Menjadi Wilayah Lindung

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

1 Agu 2026, 15.38

Diperbarui: 1 Agu 2026, 15.38

Otorita IKN Targetkan 65 Persen Kawasan Nusantara Tetap Menjadi Wilayah Lindung
Dokumentasi Satu Suara Bangsa — Otorita IKN Targetkan 65 Persen Kawasan Nusantara Tetap Menjadi Wilayah Lindung
Penajam Paser Utara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menargetkan sebanyak 65 persen wilayah Nusantara tetap dipertahankan sebagai kawasan lindung melalui pembangunan berkonsep Forest City. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat menerima kunjungan profesor dan mahasiswa The University of Tokyo, Jepang, serta jajaran pimpinan dan mahasiswa Universitas Mulawarman di Kantor Otorita IKN, Kamis (30/7/2026). Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ibu kota baru yang selaras dengan pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.


Konsep Forest City Berbasis Rewilding

Basuki menjelaskan pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemulihan kawasan yang sebelumnya mengalami degradasi lingkungan. Menurutnya, pendekatan yang diterapkan adalah rewilding, yaitu mengembalikan fungsi ekosistem alami sehingga kawasan dapat kembali menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna.

"Kami melakukan rewilding di kawasan ini. Bukan hanya reforestasi, tetapi mengembalikan ekosistem alami. Itulah Kota Hutan," ujar Basuki.

Ia menambahkan, konsep tersebut diterapkan karena sebagian kawasan IKN sebelumnya didominasi perkebunan monokultur yang memiliki tingkat keanekaragaman hayati lebih rendah dibandingkan hutan alami.

Lima Juta Pohon Telah Ditanam

Sebagai bagian dari upaya restorasi lingkungan, Otorita IKN mencatat telah menanam sekitar lima juta pohon sejak 2022 hingga 2026. Penanaman tersebut menjadi salah satu langkah untuk memulihkan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat fungsi kawasan hijau di ibu kota baru.

Selain rehabilitasi vegetasi, pemerintah juga membangun koridor satwa liar guna menghubungkan kembali habitat yang sebelumnya terfragmentasi akibat aktivitas pembangunan dan penggunaan lahan.

Koridor Satwa Dukung Keanekaragaman Hayati

Otorita IKN menyebut hingga saat ini telah dibangun dua koridor satwa liar di kawasan Jalan Tol Balikpapan–IKN. Infrastruktur tersebut dirancang untuk menjaga konektivitas habitat sehingga satwa liar tetap dapat bermigrasi dan berkembang biak secara alami tanpa terganggu pembangunan infrastruktur.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan kawasan ibu kota dengan upaya konservasi keanekaragaman hayati.

Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Konsep Forest City menjadi salah satu pilar utama pembangunan IKN yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan kawasan perkotaan dan pelestarian lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berupaya memastikan pembangunan tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga menciptakan kawasan yang berorientasi pada keberlanjutan, mitigasi perubahan iklim, dan perlindungan ekosistem.

Keberadaan kawasan lindung yang tetap dominan diharapkan mampu menjaga kualitas udara, meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau, mengurangi risiko degradasi lingkungan, serta memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat.

Tindak Lanjut Pemerintah

Otorita IKN akan melanjutkan program restorasi lingkungan melalui penanaman pohon, pengembangan koridor satwa liar, serta pelaksanaan konsep rewilding di berbagai kawasan ibu kota. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan IKN sebagai kota hutan yang modern, berkelanjutan, dan tetap menjaga kelestarian ekosistem bagi generasi mendatang.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Warga Ponorogo Relakan Mobil Pribadi Dukung Pembangunan TMMD Ke-129
SOSBUD1 Agu 2026 · 15.20Oleh Budi Antoni

Warga Ponorogo Relakan Mobil Pribadi Dukung Pembangunan TMMD Ke-129

Ponorogo – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0802/Ponorogo di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (1/8

Baca selengkapnya