Satu Suara Bangsa

Menteri Wihaji Minta Seluruh SPPG Bangka Belitung Salurkan MBG untuk Ibu Hamil dan Balita

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

7 Agu 2026, 19.59

Diperbarui: 7 Agu 2026, 19.59

Menteri Wihaji Minta Seluruh SPPG Bangka Belitung Salurkan MBG untuk Ibu Hamil dan Balita
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Menteri Wihaji Minta Seluruh SPPG Bangka Belitung Salurkan MBG untuk Ibu Hamil dan Balita
PANGKALPINANG, 7 AGUSTUS 2026 — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjangkau kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Berdasarkan laporan yang diterima Wihaji, sebanyak 107 SPPG telah beroperasi di Bangka Belitung. Namun, baru 94 SPPG yang telah menyalurkan MBG kepada kelompok 3B sehingga masih terdapat 13 SPPG yang perlu segera menjalankan layanan tersebut.

"Yang paling penting saya mengecek bahwa penerima manfaat 3B di setiap SPPG semuanya wajib mendapatkan MBG khusus 3B," kata Wihaji di Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026).

13 SPPG Diminta Segera Berkoordinasi

Wihaji meminta 13 SPPG yang belum mendistribusikan MBG bagi kelompok 3B segera berkoordinasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Koordinasi tersebut diperlukan agar distribusi dapat segera dilaksanakan dan cakupan penerima manfaat MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita semakin merata.

Menurut Wihaji, kelompok 3B menjadi salah satu sasaran penting program pemenuhan gizi karena berkaitan langsung dengan kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.

MBG Didorong Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintah menempatkan pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan sebagai salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang. Periode tersebut menjadi fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

"Tentu semangatnya satu, bagaimana mengurangi prevalensi stunting. Kedua, memastikan bahwa generasi masa depan kita mendapatkan asupan gizi yang baik," ujar Wihaji.

Program MBG bagi kelompok 3B diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan, menyusui hingga pertumbuhan balita. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Wihaji berharap seluruh 107 SPPG yang telah beroperasi di Bangka Belitung dapat memberikan pelayanan MBG kepada kelompok 3B sehingga manfaat program dapat diterima secara lebih merata.

Pemerintah melalui BKKBN bersama SPPG dan pemangku kepentingan terkait akan terus mendorong koordinasi agar penyaluran MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berjalan optimal serta mendukung percepatan penurunan stunting.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait