Satu Suara Bangsa

Mentan Pastikan Stok Beras Alor Aman Harga Turun Jadi Rp13 Ribu per Kilogram

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

9 Agu 2026, 19.507 dibaca

Diperbarui: 9 Agu 2026, 20.10

Mentan Pastikan Stok Beras Alor Aman Harga Turun Jadi Rp13 Ribu per Kilogram
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Mentan Pastikan Stok Beras Alor Aman Harga Turun Jadi Rp13 Ribu per Kilogram
ALOR, 9 AGUSTUS 2026 — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan beras di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi aman dengan harga sekitar Rp13.000 per kilogram. Kepastian tersebut disampaikan setelah Amran melakukan kunjungan kerja langsung ke Alor, Sabtu (8/8/2026), sebagai tindak lanjut atas aspirasi mahasiswa Universitas Diponegoro asal Alor, Adriano Padama, yang sebelumnya menyampaikan harga beras di sejumlah wilayah dapat melonjak hingga Rp25.000-Rp30.000 per kilogram ketika distribusi mengalami gangguan.

Amran mengatakan pemerintah memilih turun langsung untuk memastikan persoalan pasokan dan harga pangan yang disampaikan masyarakat segera memperoleh penanganan. Dalam kunjungannya, ia memeriksa ketersediaan beras di gudang Perum Bulog dan memastikan stok yang tersedia dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami batalkan acara rapat pimpinan di Jakarta. Kami langsung terbang dari Jakarta, dari Jawa Tengah, langsung ke Alor. Kami sudah lihat, semua permintaan kami penuhi. Di bawah naungan Kementerian Pertanian. Beras sudah aman, ada di gudang-gudang sekarang. Harga itu Rp13.000, sama dengan harga Jakarta. Kita sekarang tidak akan kesulitan beras," ujar Amran.

Pemerintah juga menyiapkan intervensi melalui operasi pasar apabila terjadi peningkatan kebutuhan maupun tekanan harga. Amran meminta Bulog tidak membatasi penyaluran dan menggelar pasar murah pada lokasi yang membutuhkan pasokan tambahan. Kuota bantuan pangan untuk wilayah Nusa Tenggara Timur disebut mencapai 1.200 ton.

SPHP Alor Tembus 764 Ton

Berdasarkan catatan Badan Pangan Nasional, realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Alor sepanjang Maret hingga Juli 2026 telah mencapai 764.070 kilogram.

Penyaluran tersebut terdiri atas 356.470 kilogram melalui Rumah Pangan Kita, 352.150 kilogram melalui pengecer di pasar rakyat, serta 55.450 kilogram melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah. Distribusi melalui beberapa saluran dilakukan untuk memperluas jangkauan beras pemerintah kepada masyarakat.

"Bulog operasi pasar. Tidak ada batasan. Kalau ada yang mau beli beras, kita keluarkan. Lakukan pasar di mana dibutuhkan. Pasar murah," kata Amran.

Selain SPHP, pemerintah menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah melalui program bantuan pangan. Hingga 31 Juli 2026, penyaluran bantuan pangan secara nasional telah mencapai sekitar 662,87 juta kilogram beras dan 132,57 juta liter minyak goreng atau 99,70 persen dari target untuk 33,24 juta penerima bantuan pangan.

Pemerintah Perkuat Pasokan Wilayah Kepulauan

Khusus di Nusa Tenggara Timur, bantuan pangan tahap pertama telah tersalurkan 100 persen kepada 837.612 penerima atau setara 16.752.240 kilogram beras. Kabupaten Alor memperoleh sekitar 746.000 kilogram bantuan pangan pada tahap tersebut.

Jika digabungkan dengan realisasi SPHP sekitar 764.070 kilogram, pemerintah telah menyalurkan sekitar 1,5 juta kilogram beras melalui dua instrumen intervensi tersebut untuk masyarakat Kabupaten Alor.

Untuk alokasi bantuan pangan periode Juli hingga September 2026, sebanyak 37.338 penerima bantuan pangan di Kabupaten Alor kembali masuk dalam sasaran program. Penyaluran tersebut diharapkan memperkuat ketersediaan beras sekaligus menjaga kemampuan masyarakat memperoleh pangan pokok dengan harga terjangkau.

Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog akan melanjutkan penguatan pasokan, operasi pasar, SPHP, dan bantuan pangan terutama pada wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan distribusi. Langkah tersebut diarahkan untuk mencegah gangguan pasokan kembali mendorong lonjakan harga serta memastikan masyarakat Alor memperoleh beras dengan ketersediaan dan harga yang lebih stabil.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

BGN Percepat Aktivasi 1.700 Dapur MBG di Wilayah 3T
SOSBUD9 Agu 2026 · 20.02Oleh Budi Antoni

BGN Percepat Aktivasi 1.700 Dapur MBG di Wilayah 3T

JAKARTA, 9 AGUSTUS 2026 — Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat pembangunan dan aktivasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari penguatan Pr

Baca selengkapnya
Screenshot 2026-08-09 at 19.46.19
SOSBUD9 Agu 2026 · 19.47Oleh Budi Antoni

Mensos Targetkan 150 Ribu Anak Ikuti Sekolah Rakyat pada 2027

TANGERANG, 9 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan sedikitnya 150.000 anak dapat mengikuti Program Sekolah Rakyat pada 2027 seiring pembangunan fasilitas pendidikan baru di berbagai kabupate

Baca selengkapnya