Menlu Jelaskan Alasan Prabowo Kunjungi Paris
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JAKARTA — Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Paris dilakukan karena adanya undangan resmi dari Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah disampaikan sebanyak dua kali.
Menurut Sugiono, undangan pertama sempat direncanakan berlangsung pada April 2026, namun tertunda karena ketidaksesuaian jadwal kedua kepala negara.
“Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Jadi waktu itu, saya kalau tidak salah tanggal bulan April, kunjungan yang diharapkan dilaksanakan. Namun waktu yang tidak cocok pada saat itu,” kata Sugiono dalam keterangan video, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, setelah undangan pertama belum dapat dipenuhi, Macron kembali mengundang Prabowo untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis.
“Dan pada saat kunjungan Presiden kita ke Paris, itu juga dalam pertemuan kedua kepala negara waktu itu. Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini,” ujar Sugiono.
Menurutnya, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk kunjungan balasan atas kedatangan Macron ke Indonesia sebelumnya.
Prabowo Tiba di Paris
Prabowo diketahui tiba di Bandara Orly, Paris, Selasa (26/5), sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Kedatangan tersebut menandai dimulainya rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Prancis.
Selama berada di Paris, Prabowo juga melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora di Wisma Indonesia, Paris.
Dalam kegiatan tersebut, Prabowo didampingi putranya, Didit Hediprasetyo, Menteri Investasi/Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
