Lawan Hoaks Isu Darurat Militer yang Buat Resah Masyarakat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Belakangan ini, ruang media sosial kembali diramaikan dengan munculnya konten provokatif dari akun TikTok @trianton.ubh yang mengangkat isu darurat militer seolah-olah Indonesia sedang berada dalam kondisi genting. Konten tersebut diberi judul “Jangan sampai negara ini menghadapi kondisi darurat militer” dan memuat penjelasan panjang seputar dampak buruk jika darurat militer diberlakukan. Sekilas terlihat seperti edukasi, namun jika dicermati lebih dalam, narasi itu justru memframing keadaan Indonesia saat ini seakan-akan sedang menuju krisis besar. Inilah yang kemudian memicu kemarahan masyarakat, karena konten itu dianggap menyesatkan, meresahkan, dan bisa merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah serta institusi negara.
Kami sebagai masyarakat benar-benar tidak bisa menerima isi konten yang penuh provokasi itu. Bagaimana mungkin kondisi Indonesia yang jelas stabil dari sisi politik, ekonomi, dan keamanan malah digambarkan seperti berada di ambang darurat militer? Itu jelas cara kotor untuk menakut-nakuti rakyat. Narasi semacam ini tidak lebih dari propaganda sesat yang sangat berbahaya jika dibiarkan menyebar luas di ruang digital.
Harus ditegaskan, darurat militer bukan sesuatu yang bisa diumbar sembarangan. Ada aturan hukum yang jelas dan mekanisme ketat, termasuk persetujuan DPR, sehingga tidak mungkin tiba-tiba muncul begitu saja. Klaim yang dibuat akun tersebut jelas ngawur, tidak berdasar, dan hanya bikin gaduh. Jika dibiarkan, provokasi ini bisa memperkeruh suasana dan bahkan memicu keresahan di kalangan masyarakat yang kurang paham aturan.
Kami juga melihat konten ini sangat berbahaya karena berusaha memecah belah persatuan bangsa. Saat masyarakat butuh informasi yang jernih dan menyejukkan, konten tersebut malah menebarkan ketakutan. Padahal, aparat keamanan saat ini justru mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan penegakan hukum yang adil. Gambaran darurat militer yang dibuat akun itu sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
Oleh karena itu, kami mendesak *Kominfo/Komdigi* untuk segera bertindak tegas menghapus konten tersebut dan menutup akun @trianton.ubh. Jangan biarkan ruang digital Indonesia dipenuhi hoaks dan ilusi yang meresahkan masyarakat. Kami ingin ketenangan, bukan ketakutan palsu. Tindakan tegas dari pemerintah sangat diperlukan demi menjaga ruang digital tetap sehat, bersih, dan tidak digunakan sebagai alat provokasi yang merusak kepercayaan publik terhadap negara.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
