Lanal Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar di Pelabuhan Ketapang
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

BANYUWANGI — Upaya penyelundupan satwa liar tanpa dokumen resmi berhasil digagalkan oleh gabungan TNI Angkatan Laut melalui Lanal Banyuwangi bersama Balai Karantina Banyuwangi dan petugas keamanan ASDP Ketapang.
Pengungkapan kasus tersebut terjadi saat pemeriksaan rutin di Pelabuhan LCM ASDP Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (23/5/2026), terhadap KMP Perkasa Prima yang melayani rute Gilimanuk, Bali–Ketapang, Jawa Timur.
Petugas menemukan sejumlah burung liar yang diduga hendak diselundupkan tanpa dilengkapi dokumen resmi. Satwa tersebut disembunyikan di ruang CO2 dek bawah kapal, area khusus yang biasanya digunakan untuk penyimpanan sistem pemadam kebakaran kapal.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor Karantina Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta proses identifikasi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Banyuwangi.
Sementara itu, pelaku beserta kendaraan yang digunakan untuk mengangkut satwa liar tersebut masih dalam proses penyelidikan aparat. Petugas juga mendalami kemungkinan adanya jaringan perdagangan satwa liar ilegal yang memanfaatkan jalur penyeberangan Bali–Jawa.
Komandan Lanal Banyuwangi, Muhammad Puji Santoso, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi untuk meningkatkan pengawasan di kawasan pelabuhan dan jalur penyeberangan.
“Lanal Banyuwangi akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam meningkatkan pengawasan dan pengamanan jalur penyeberangan guna mencegah segala bentuk tindak pidana, khususnya penyelundupan satwa liar yang dapat merusak kelestarian ekosistem dan melanggar hukum,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga sumber daya hayati Indonesia sekaligus memperkuat keamanan wilayah perairan Banyuwangi.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga sumber daya hayati Indonesia serta memperkuat pengawasan di wilayah perairan Banyuwangi,” tutupnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
