Koops TNI Habema Resmikan Hitadipa sebagai Kampung Papua Damai, Perkuat Akses dan Kesejahteraan Warga
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 18 Agu 2026, 17.29

Deklarasi ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Komitmen tersebut menempatkan perdamaian sebagai landasan agar aktivitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan kehidupan adat dapat berjalan dengan aman.
Jembatan Garuda Buka Akses Masyarakat
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Koops TNI Habema turut meresmikan Jembatan Garuda. Infrastruktur itu diharapkan memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan ekonomi, dan wilayah permukiman.
Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan konsep Kampung Papua Damai diarahkan agar kondisi keamanan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kampung Papua Damai adalah wujud nyata bahwa kedamaian harus dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat dapat berkebun dengan tenang, anak-anak dapat belajar, pelayanan kesehatan berjalan, adat tetap terjaga, dan perekonomian masyarakat berkembang, di situlah makna kehadiran negara benar-benar dirasakan,” ujarnya.
Borong Hasil Tani hingga Pelayanan Kesehatan
Pendekatan kesejahteraan juga dilakukan melalui pembelian hasil pertanian masyarakat Hitadipa. Langkah tersebut ditujukan untuk membantu penyerapan produksi lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung kepada warga.
Koops TNI Habema juga menggelar pelayanan kesehatan dan pembagian sembako. Sementara itu, tradisi bakar batu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk mempererat kebersamaan dengan tetap menghormati adat dan budaya masyarakat Papua.
Konsep Kampung Papua Damai menempatkan masyarakat sebagai unsur utama dalam menjaga keberlanjutan perdamaian. Tokoh adat berperan mempertahankan identitas dan nilai budaya, gereja memperkuat nilai kemanusiaan dan rekonsiliasi, pemerintah menyediakan pelayanan publik, sementara aparat keamanan mendukung terciptanya ruang yang aman bagi berlangsungnya aktivitas masyarakat dan pembangunan.
Masyarakat Hitadipa Sambut Program
Kepala Distrik Hitadipa Soleman Bilambani Sloiman menyampaikan apresiasi atas perhatian dan berbagai dukungan yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.
Menurutnya, dukungan terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kehidupan yang lebih aman, sejahtera, dan memiliki harapan ke depan.
Deklarasi Kampung Papua Damai sekaligus menjadi momentum membangun kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan aparat keamanan. Dengan kondisi yang aman serta akses dan pelayanan yang semakin baik, Hitadipa diharapkan berkembang sebagai kampung yang damai, produktif, dan semakin sejahtera dengan tetap menjaga identitas serta budaya masyarakat Papua.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

KRI Bung Hatta-370 Salurkan Bantuan untuk 1.913 Pengungsi Gempa di Manggarai
MANGGARAI, 17 AGUSTUS 2026 — TNI Angkatan Laut melalui KRI Bung Hatta-370 menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), setel

TNI Kerahkan 1.201 Personel dan 29 Alutsista, Salurkan 122 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
JAKARTA, 18 AGUSTUS 2026 — Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 1.201 personel dan 29 alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NT

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, PGEO Perkuat Ketahanan dan Kedaulatan Energi Nasional
JAKARTA, 17 AGUSTUS 2026 — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menegaskan komitmennya mendukung percepatan transisi energi nasional melalui pengembangan panas bumi sebagai sumber energi lokal, bersih, dan
