Satu Suara Bangsa

Kodim 1625 Ngada Dirikan Tenda Darurat untuk Pasien RSUD Aeramo Pascagempa Nagekeo

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

16 Agu 2026, 22.36

Diperbarui: 16 Agu 2026, 22.36

Kodim 1625 Ngada Dirikan Tenda Darurat untuk Pasien RSUD Aeramo Pascagempa Nagekeo
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Kodim 1625 Ngada Dirikan Tenda Darurat untuk Pasien RSUD Aeramo Pascagempa Nagekeo
NAGEKEO, 15 AGUSTUS 2026 — Kodim 1625/Ngada Korem 161/Wira Sakti Kodam IX/Udayana bergerak cepat mendirikan tenda darurat bagi pasien RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa bumi bermagnitudo 7,0 mengguncang wilayah tersebut, Sabtu (15/8/2026).

Pendirian tenda dilakukan bersama personel Brigif TP 42/KEF sebagai bagian dari respons awal terhadap dampak gempa. Fasilitas sementara tersebut terutama diperuntukkan bagi bayi, pasien lanjut usia, serta warga yang sedang menjalani rawat inap.

Kerusakan RSUD Jadi Pertimbangan

Komandan Kodim 1625/Ngada Letkol Imam Subekti mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah sejumlah ruangan RSUD Aeramo mengalami kerusakan akibat gempa.

Kondisi bangunan dan potensi terjadinya gempa susulan menjadi pertimbangan untuk memindahkan sementara sebagian pelayanan dan pasien ke area yang dinilai lebih aman.

“Langkah tersebut dilakukan karena ruangan RSUD mengalami kerusakan dan mengantisipasi gempa susulan, sehingga didirikan tenda di halaman RSUD Aeramo,” ujar Imam.

Tenda darurat di halaman rumah sakit diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih aman bagi pasien sekaligus membantu tenaga kesehatan mempertahankan pelayanan selama kondisi bangunan terdampak masih ditangani.

Prioritaskan Keselamatan Pasien Rentan

Penanganan diprioritaskan kepada kelompok pasien yang membutuhkan perhatian khusus, terutama bayi, lanjut usia, dan pasien rawat inap yang tidak memungkinkan menghentikan perawatan.

Keberadaan fasilitas darurat juga membantu mengurangi risiko apabila terjadi gempa susulan yang dapat membahayakan pasien maupun tenaga kesehatan di dalam bangunan.

Personel TNI turut membantu penyiapan area dan pemasangan tenda agar fasilitas tersebut dapat segera digunakan untuk mendukung kebutuhan pelayanan medis darurat.

TNI Dukung Penanganan Darurat Gempa

Keterlibatan Kodim 1625/Ngada dan Brigif TP 42/KEF menjadi bagian dari dukungan TNI dalam penanganan awal masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Nagekeo.

Respons tersebut difokuskan pada kebutuhan mendesak di lapangan, khususnya keselamatan masyarakat dan keberlangsungan pelayanan kesehatan pascagempa.

Pendirian tenda darurat di RSUD Aeramo diharapkan dapat membantu memastikan pelayanan kepada bayi, lansia, dan pasien rawat inap tetap berjalan sembari menunggu penanganan lebih lanjut terhadap fasilitas rumah sakit yang terdampak gempa.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait