Satu Suara Bangsa

Kodim 1611 Badung Bangun Jembatan Garuda Permudah Akses Petani di Subak Buangge

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

7 Agu 2026, 20.00

Diperbarui: 7 Agu 2026, 20.00

Kodim 1611 Badung Bangun Jembatan Garuda Permudah Akses Petani di Subak Buangge
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Kodim 1611 Badung Bangun Jembatan Garuda Permudah Akses Petani di Subak Buangge
BADUNG, 7 AGUSTUS 2026 — Kodim 1611/Badung bersama masyarakat membangun Jembatan Garuda di kawasan irigasi Subak Buangge, Banjar Pangsan Dalem, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. Infrastruktur tersebut dibangun untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mempermudah akses masyarakat, khususnya petani menuju lahan pertanian.

Pembangunan yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) tersebut melibatkan personel Kodim 1611/Badung dan masyarakat setempat. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong sebagai bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah tersebut.

Komandan Kodim 1611/Badung Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI dalam membantu masyarakat memperoleh sarana penghubung yang lebih memadai.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini dilaksanakan sebagai wujud pengabdian TNI kepada masyarakat, agar sarana penghubung yang baik dapat dinikmati bersama dan mempermudah aktivitas warga, terutama para petani dalam mengakses lahan pertanian di wilayah Subak Buangge," ujar Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan.

Permudah Mobilitas Petani

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Pangsan dan sekitarnya. Akses yang lebih baik menuju kawasan pertanian dapat membantu memperlancar mobilitas petani, termasuk dalam membawa kebutuhan produksi maupun mengangkut hasil pertanian.

Pembangunan infrastruktur penghubung juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat karena akses menuju lahan pertanian menjadi lebih mudah dan aman.

Menurut Dandim, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pengerjaan menjadi bagian penting dalam pembangunan Jembatan Garuda. Kolaborasi antara TNI dan warga diharapkan membuat pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi.

Gotong Royong TNI dan Masyarakat

Sejak pengerjaan dimulai, personel Kodim 1611/Badung dan masyarakat bekerja bersama menyelesaikan pembangunan jembatan. Semangat gotong royong tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembangunan Jembatan Garuda, tetapi terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

Kodim 1611/Badung menargetkan pembangunan Jembatan Garuda dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga, terutama dalam menunjang kegiatan pertanian di Subak Buangge serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pangsan dan sekitarnya.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait