Kodim 0813 Bojonegoro Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 15 Agu 2026, 15.27

BOJONEGORO – TNI melalui Kodim 0813 Bojonegoro bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau dengan menyalurkan 16.000 liter air bersih kepada warga Dusun Sambongrejo, Desa Sumberokidul, Kecamatan Sukosewu, Minggu (12/7/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Pendistribusian air bersih dilaksanakan bekerja sama dengan Koramil 0813-21/Sukosewu dan dikawal langsung oleh para Babinsa. Penyaluran dipusatkan di rumah Kepala Dusun Sambongrejo, Sutiyono, yang dijadikan sebagai titik distribusi bagi warga terdampak.
Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai kesulitan memperoleh air bersih akibat mengeringnya sejumlah sumber air di wilayah Sukosewu.
"Kami segera memerintahkan jajaran Koramil 0813-21/Sukosewu untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat," ujarnya.
Dandim menegaskan bahwa Kodim 0813 Bojonegoro akan terus menyalurkan bantuan air bersih secara berkala selama musim kemarau masih menyebabkan krisis air di sejumlah wilayah.
"Langkah ini kita lakukan sebagai upaya untuk memastikan kebutuhan air bersih warga masyarakat tetap terpenuhi," tambahnya.
Kepala Dusun Sambongrejo, Sutiyono, menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan TNI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.
"Terima kasih kepada Bapak Dandim 0813 Bojonegoro beserta jajarannya. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga Dusun Sambongrejo. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi warga yang sedang mengalami kesulitan air bersih," katanya.
Warga juga mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir, sumber-sumber air di wilayah Dusun Sambongrejo mulai mengering sehingga kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari menjadi sulit dipenuhi.
Melalui aksi kemanusiaan ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kesulitan, termasuk dampak musim kemarau. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama periode kekeringan berlangsung.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
