Satu Suara Bangsa

Kodam XII/Tanjungpura Kerahkan 250 Prajurit Yonif TP 538/PTA Perkuat Satgas Karhutla Kalbar

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

24 Agu 2026, 08.378 dibaca

Diperbarui: 24 Agu 2026, 11.04

Dokumentasi HANKAM
Dok. HANKAM Dokumentasi HANKAM

KUBU RAYA, 24 AGUSTUS 2026 — Kodam XII/Tanjungpura mengerahkan tambahan personel dari Satgas Yonif TP 538/PTA guna memperkuat respons cepat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Penguatan pasukan ini disiapkan untuk mendukung pemadaman darat dan pencegahan meluasnya titik api di sejumlah area rawan bencana.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memberikan pengarahan langsung kepada 250 prajurit di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (23/8/2026). Pangdam menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dengan disiplin tinggi, rasa tanggung jawab, dan kewaspadaan terhadap faktor keselamatan diri di medan tugas.

Pengerahan Pasukan Secara Bertahap

Kedatangan pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) Yonif TP 538/PTA ke lokasi penugasan dilaksanakan dalam empat gelombang keberangkatan. Tahap pertama mencakup 70 personel, disusul kloter kedua sebanyak 110 personel, kloter ketiga 110 personel, serta kloter keempat sebanyak 130 personel.

Seluruh personel tambahan tersebut langsung diintegrasikan ke dalam Satgas gabungan di pos-pos pemadaman strategis. Pasukan bertugas melakukan pembasahan lahan, patroli pencegahan dini bersama instansi terkait, dan penanganan dampak kebakaran di lingkungan permukiman warga.

Sinergi dan Kesiapan Logistik

Pangdam menekankan pentingnya soliditas antarsatuan dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan sukarelawan untuk mengatasi tantangan medan lahan gambut yang sulit dijangkau. Usai pengarahan, jajaran pimpinan Kodam XII/Tanjungpura meninjau Dapur Umum Yonif TP 882/Hulubalang guna memastikan ketersediaan pasokan logistik prajurit selama masa operasi.

Penambahan kekuatan ini diharapkan mampu mempercepat pemadaman titik api sekaligus mempersempit potensi penyebaran asap karhutla di wilayah Kalimantan Barat. Langkah ini menjadi wujud dukungan TNI dalam melindungi kesehatan masyarakat dan kelestarian ekosistem lingkungan setempat.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait