Satu Suara Bangsa

Ketua Komisi XII DPR RI Dukung Indonesia Jadi Hub Storage Minyak ASEAN

Budi Antoni

Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa

16 Mei 2026, 13.2950 dibaca

Diperbarui: 23 Agu 2026, 09.32

Ketua Komisi XII DPR RI Dukung Indonesia Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Ketua Komisi XII DPR RI Dukung Indonesia Jadi Hub Storage Minyak ASEAN

JAKARTA — Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang menawarkan Indonesia sebagai pusat penyimpanan cadangan minyak kawasan ASEAN.

Menurut Bambang, inisiatif tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok energi regional di tengah dinamika geopolitik global dan ketidakpastian pasokan energi dunia.

“Indonesia memiliki keunggulan geografis yang sangat penting, terutama karena berada di jalur perdagangan energi dunia. Ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat peran strategisnya dalam sistem ketahanan energi kawasan ASEAN,” ujar Bambang, Rabu (13/5/2026).

Ia menilai negara-negara ASEAN saat ini membutuhkan sistem cadangan energi yang lebih solid dan terintegrasi guna mengantisipasi gangguan pasokan maupun fluktuasi harga minyak dunia. Dalam konteks tersebut, Indonesia dinilai memiliki posisi geografis yang ideal untuk memainkan peran sentral sebagai pusat penyimpanan energi kawasan.

Rencana pembangunan fasilitas storage minyak di wilayah Sumatera, lanjut Bambang, tidak hanya akan memperkuat cadangan energi nasional, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem industri energi dan logistik nasional.

Selain meningkatkan keamanan pasokan energi, proyek tersebut dinilai berpotensi menarik investasi strategis di sektor infrastruktur energi serta membuka peluang pengembangan kawasan industri pendukung.

“Karena itu, kapasitas storage dan cadangan energi menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas energi nasional maupun kawasan,” katanya.

Bambang juga menegaskan bahwa kebijakan pemerintah tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi yang menekankan pentingnya penyediaan cadangan energi nasional guna menjaga keberlanjutan dan ketahanan energi di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih lanjut, Komisi XII DPR RI disebut mendukung langkah pemerintah yang berorientasi pada penguatan ketahanan energi jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur strategis nasional.

“Kita berharap inisiatif ini dapat memperkuat posisi Indonesia tidak hanya sebagai pasar energi, tetapi juga sebagai pusat infrastruktur dan logistik energi kawasan ASEAN,” tutup legislator asal Bangka Belitung tersebut.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Dokumentasi EKONOMI
EKONOMI23 Agu 2026 · 20.28Oleh Budi Antoni

Indonesia-Jerman Percepat Investasi EBT dan Jaringan Listrik

JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama untuk mempercepat investasi energi baru dan terbarukan (EBT) serta modernisasi jaringan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari

Baca selengkapnya
Dokumentasi EKONOMI
EKONOMI23 Agu 2026 · 14.20Oleh Budi Antoni

Alokasi Dana Desa Rp77 Triliun Ditargetkan Perkuat Pengembangan Kopdes

JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memproyeksikan alokasi Dana Desa mencapai Rp77 triliun pada tahun anggaran 2027 guna mempercepat transformasi ekonomi dan penguatan kapasitas usaha Koperasi Desa (Kopdes) M

Baca selengkapnya