Kemnaker Tuntaskan Pemagangan Nasional Batch I, 16.112 Peserta Didorong Dapat Sertifikasi Gratis
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menutup program Pemagangan Nasional Batch I yang diikuti 16.112 peserta periode Oktober 2025 hingga April 2026. Penutupan dilakukan di Jakarta, Jumat (24/4/2026), dengan penegasan bahwa program ini menjadi bagian strategi pemerintah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan kesiapan masuk dunia industri.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan program pemagangan tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Ia menyoroti pentingnya pengakuan formal atas pengalaman kerja melalui sertifikasi kompetensi.
“Kami mengajak adik-adik peserta memanfaatkan kesempatan ini. Sertifikasi kompetensi diberikan secara gratis sebagai pengakuan atas keterampilan yang Anda miliki di mata industri,” ujar Yassierli.
Menurutnya, Kemnaker telah memfasilitasi uji kompetensi melalui balai pelatihan maupun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang bermitra dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional sekaligus menjawab tantangan rendahnya pengakuan terhadap pengalaman kerja nonformal.
Yassierli menambahkan, sejumlah perusahaan mitra telah menerapkan praktik pemagangan yang baik, seperti pemberian proyek kerja, evaluasi berkala, hingga pendampingan langsung kepada peserta.
“Tahun ini fokusnya memberikan pengalaman kerja. Ke depan, kami ingin tidak hanya pengalaman kerja, tetapi juga memastikan peserta memiliki sertifikat kompetensi dan peluang lebih besar untuk diserap oleh industri,” jelasnya.
Program pemagangan nasional merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem ketenagakerjaan di tengah tantangan pengangguran dan mismatch keterampilan. Berdasarkan evaluasi Kemnaker, pelaksanaan program masih perlu diperluas agar tidak terpusat di Pulau Jawa dan dapat menjangkau lebih banyak daerah serta latar belakang pendidikan peserta.
Dari sisi dampak, program ini dinilai mampu meningkatkan peluang kerja bagi peserta karena menggabungkan pengalaman lapangan dengan sertifikasi resmi. Hal ini menjadi penting bagi industri yang membutuhkan tenaga kerja siap pakai, sekaligus membantu mengurangi kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi tenaga kerja.
Sebagai tindak lanjut, Kemnaker akan memperkuat integrasi platform digital SiapKerja, termasuk fitur KarirHub, untuk memperluas akses informasi lowongan kerja. Pemerintah juga mendorong perusahaan untuk lebih aktif membuka peluang kerja serta memperkuat kemitraan dalam program pemagangan agar penyerapan tenaga kerja semakin optimal.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
