Kemhan: 35 Ribu Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih Ikuti Pelatihan Komcad
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.00

Disiplin, Kepemimpinan, dan Integritas Jadi Fokus Pembekalan
JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan sebanyak 30.000 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan 5.476 calon manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) sebagai bagian dari persiapan sebelum menjalankan tugas di lapangan.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, Kamis (18/6/2026), menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan bagi para calon pengelola program strategis pemerintah tersebut. Sebanyak 35.476 peserta akan mengikuti pelatihan selama 45 hari di 67 satuan TNI yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Melalui latsarmil Komcad, peserta dibekali ilmu dan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, integritas, semangat pengabdian, serta etos kerja yang kuat,” ujar Rico.
Menurutnya, pelatihan tidak hanya berisi materi dasar kemiliteran sebagaimana yang diberikan kepada anggota Komcad, tetapi juga mencakup pembekalan manajerial dan kompetensi teknis yang disusun bersama kementerian serta lembaga terkait sesuai kebutuhan pengelolaan koperasi dan kampung nelayan.
Rico menjelaskan pelatihan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pelatihan kedisiplinan selama 30 hari, sementara tahap kedua berupa pelatihan manajerial selama 15 hari. Seluruh rangkaian tersebut menjadi syarat yang harus dipenuhi sebelum para peserta menjalankan tugas sebagai pengelola KDMP maupun KNMP.
“Pelatihan kedisiplinan dilaksanakan selama 30 hari dan dilanjutkan dengan pelatihan manajerial selama 15 hari,” katanya.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kawasan pesisir. Kehadiran manajer yang memiliki kemampuan kepemimpinan, integritas, serta kapasitas pengelolaan yang baik dinilai penting untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain memperkuat kapasitas organisasi, pelatihan juga diharapkan mampu membangun karakter pengabdian dan tanggung jawab para peserta dalam mengelola berbagai program pemberdayaan ekonomi. Dengan jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu orang, program ini menjadi salah satu pelatihan sumber daya manusia terbesar yang melibatkan unsur pertahanan dan pembangunan ekonomi masyarakat secara bersamaan.
Bagi masyarakat, keberhasilan program KDMP dan KNMP diharapkan mampu meningkatkan akses terhadap layanan ekonomi, memperkuat koperasi sebagai motor penggerak usaha rakyat, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dan nelayan. Di sisi lain, peningkatan kapasitas pengelola diharapkan dapat meminimalkan risiko tata kelola yang kurang efektif dan memperkuat akuntabilitas program.
Ke depan, Kementerian Pertahanan bersama kementerian teknis terkait akan terus mengawal proses pelatihan hingga seluruh peserta menyelesaikan program. Setelah lulus, para manajer akan ditempatkan untuk mendukung operasional KDMP dan KNMP di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
