Satu Suara Bangsa

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

24 Agu 2026, 08.371 dibaca

Diperbarui: 24 Agu 2026, 08.38

Dokumentasi SOSBUD
Dok. SOSBUD Dokumentasi SOSBUD

SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi dipusatkan di dua titik pengungsian utama, yakni Desa Baopaat di Kecamatan Lela dan Gelora Samador di Maumere, dengan volume masing-masing 6.000 liter.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan prioritas layanan darurat yang wajib dijamin ketersediaannya bagi para pengungsi. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko penurunan sanitasi dan penyebaran penyakit di area penampungan sementara warga.

Jangkau Ribuan Jiwa di Pengungsian

Kementerian PU mengoperasikan satu unit mobil tangki air (MTA) berkapasitas 6.000 liter untuk melayani 48 kepala keluarga atau sekitar 192 jiwa warga di Desa Baopaat. Sementara itu, satu unit armada tangki air lainnya dengan kapasitas yang sama dikerahkan ke kompleks Gelora Samador guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi 358 kepala keluarga atau 1.305 jiwa pengungsi.

Penyaluran air bersih dilakukan secara berkala bekerja sama dengan aparat daerah dan relawan kemanusiaan di lokasi bencana. Fasilitas penampungan air dan hidran umum tambahan juga disiapkan di titik-titik kerumunan warga agar distribusi air dapat mengalir secara tertib dan merata.

Pemantauan Infrastruktur Pasokan Dasar

Kementerian PU terus menerjunkan tim teknis untuk memantau kondisi jaringan pipa dan sumber air baku di seluruh wilayah terdampak gempa di NTT. Evaluasi lapangan dilakukan untuk memastikan fasilitas pengolahan air minum tetap berfungsi serta mempercepat perbaikan jalur distribusi yang mengalami kerusakan struktur.

Dody menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam pemenuhan infrastruktur dasar darurat selama masa tanggap bencana. Dukungan sarana air bersih ini diharapkan mampu meringankan beban harian pengungsi dan mempercepat proses pemulihan pascagempa.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait