Kementan Optimalkan 843 Bank Pakan Nasional, Perkuat Ketahanan Peternakan Hadapi El Nino
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 11 Agu 2026, 14.48

BANJARBARU – Kementerian Pertanian (Kementan) mengoptimalkan 843 bank pakan yang tersebar di 34 provinsi sebagai strategi nasional menjaga ketersediaan pakan ternak menghadapi potensi dampak El Nino. Penguatan cadangan hijauan pakan dalam bentuk silase dan hay di tingkat kelompok peternak diharapkan mampu menjaga produktivitas ternak sekaligus memperkuat ketahanan subsektor peternakan di tengah tantangan perubahan iklim.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menyampaikan bahwa keberadaan bank pakan menjadi instrumen strategis untuk memastikan pasokan pakan tetap tersedia ketika produksi hijauan menurun akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
"Bank pakan saat ini sudah ada 843 unit di 34 provinsi, tujuannya menghasilkan hijauan pakan ternak yang lebih tahan lama, baik dalam bentuk fermentasi atau silase maupun dalam bentuk kering atau hay," ujar Agung Suganda saat memaparkan langkah mitigasi El Nino di hadapan Komisi IV DPR RI di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat.
Menurut Agung, penguatan bank pakan dilakukan dengan mendorong kelompok peternak mengolah hijauan menjadi pakan awetan yang memiliki masa simpan lebih panjang. Langkah tersebut memungkinkan ketersediaan pakan tetap terjaga ketika kebutuhan meningkat atau pasokan rumput di lapangan mengalami penurunan akibat kondisi cuaca ekstrem.
"Pengelolaan bank pakan juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan usaha peternakan agar tidak terlalu terdampak fluktuasi ketersediaan pakan akibat perubahan kondisi iklim dan musim," katanya.
Program bank pakan merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan nasional, khususnya pada subsektor peternakan yang sangat bergantung pada ketersediaan hijauan. Pengalaman menghadapi fenomena El Nino pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa musim kemarau berkepanjangan berpotensi mengurangi produksi hijauan pakan, sehingga diperlukan sistem cadangan yang mampu menjamin keberlangsungan usaha peternak.
Selain membangun cadangan pakan, Kementerian Pertanian juga mengintegrasikan program tersebut dengan pengembangan tanaman hijauan yang lebih tahan terhadap kekeringan serta memperkuat layanan kesehatan hewan guna menjaga produktivitas ternak tetap optimal. Pendekatan terpadu tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemandirian kelompok peternak dalam mengelola sumber daya pakan secara berkelanjutan.
Optimalisasi bank pakan diproyeksikan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama peternak rakyat. Ketersediaan pakan yang lebih stabil dapat membantu menekan risiko penurunan produktivitas ternak, menjaga pasokan daging dan susu, meningkatkan efisiensi biaya produksi, serta memperkuat ketahanan ekonomi peternak di tengah perubahan iklim yang semakin dinamis.
Ke depan, Kementerian Pertanian akan terus memperluas penguatan sistem bank pakan di berbagai daerah, meningkatkan kapasitas kelompok peternak dalam teknologi pengolahan hijauan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapsiagaan sektor peternakan menghadapi dampak El Nino dan perubahan iklim secara berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
