Satu Suara Bangsa

Jembatan Gantung Sungai Lemo Diresmikan Perkuat Akses Warga Desa Pattukku

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

16 Agu 2026, 11.14

Diperbarui: 16 Agu 2026, 11.14

Jembatan Gantung Sungai Lemo Diresmikan Perkuat Akses Warga Desa Pattukku
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Jembatan Gantung Sungai Lemo Diresmikan Perkuat Akses Warga Desa Pattukku
BONE, 13 AGUSTUS 2026 — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Komandan Korem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang meresmikan Jembatan Gantung TMMD ke-129 Sungai Lemo yang menghubungkan Dusun Lemo dan Dusun Pattukku, Desa Pattukku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Kamis (13/8/2026). Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah dan TNI turut meresmikan program Bedah Rumah Layak Huni bagi masyarakat.

Peresmian menjadi bagian dari rangkaian peluncuran program secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia melalui konferensi virtual. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, program tersebut mencakup pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 300 titik air bersih di berbagai wilayah Indonesia.

Jembatan Gantung Sungai Lemo dibangun untuk meningkatkan konektivitas masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penghubung antardusun. Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah mobilitas warga menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan sekaligus mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua dusun, tetapi juga menghubungkan harapan, membuka akses ekonomi dan memperkuat hubungan antarwarga,” ujar Andi Asman Sulaiman.

Permudah Distribusi Hasil Pertanian

Keberadaan jembatan memiliki arti strategis bagi masyarakat Desa Pattukku karena dapat memperlancar pergerakan orang maupun barang. Akses yang lebih baik juga diharapkan mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

Peningkatan konektivitas antardusun berpotensi memperpendek waktu perjalanan warga sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai pelayanan dasar.

Bupati Bone memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Korem 141/Toddopuli, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke-129.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di tingkat desa membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat agar manfaat pembangunan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan.

Bedah Rumah Hadirkan Hunian Lebih Layak

Selain jembatan, program Bedah Rumah Layak Huni turut diresmikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat.

“Begitu pula dengan bedah rumah, ini adalah bentuk kepedulian kita agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang layak dan sehat,” kata Andi Asman.

Program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih aman, sehat, dan layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

TMMD Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang menegaskan TMMD merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu pemerintah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada penyelesaian infrastruktur fisik. Program tersebut juga menjadi sarana memperkuat gotong royong dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Bupati Bone berharap Jembatan Gantung Sungai Lemo dan hasil pembangunan lainnya dapat dipelihara serta dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan tersambungnya Dusun Lemo dan Dusun Pattukku, pemerintah daerah berharap akses terhadap pendidikan, kesehatan, kegiatan ekonomi, serta distribusi hasil pertanian semakin lancar. Sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat juga akan terus didorong untuk memperluas pemerataan pembangunan hingga wilayah perdesaan.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait