Satu Suara Bangsa

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan TMMD di Desa Cukil

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

10 Agu 2026, 01.29

Diperbarui: 10 Agu 2026, 01.29

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan TMMD di Desa Cukil
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan TMMD di Desa Cukil
KABUPATEN SEMARANG, 9 AGUSTUS 2026 — Prajurit TNI bersama masyarakat Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kabupaten Semarang, bergotong royong menyelesaikan berbagai pekerjaan dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Minggu (9/8/2026). Kolaborasi dilakukan mulai dari mengangkut semen, menyiapkan material hingga mencampur bahan bangunan sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Di lokasi pembangunan, personel Satgas TMMD dan warga membagi pekerjaan sesuai kebutuhan. Sebagian mengangkut karung semen dan material konstruksi, sementara lainnya menyiapkan adukan serta kebutuhan pembangunan. Pola kerja bersama tersebut membuat pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga dapat dilaksanakan secara lebih efektif.

Komandan Kodim 0714/Salatiga selaku Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Letnan Kolonel Kavaleri Fajar Hapsari Nugroho mengatakan kebersamaan masyarakat dan personel TNI merupakan salah satu bagian penting dari pelaksanaan TMMD.

“Kekuatan terbesar TMMD bukan hanya pada gedung atau jalan yang dibangun, melainkan pada persaudaraan yang terjalin erat. Melihat warga dan prajurit saling bantu mengangkat beban, bekerja dengan hati damai dan rukun, kami merasa sangat bangga,” ujar Fajar.

Gotong Royong Ringankan Pekerjaan Pembangunan

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai sasaran pembangunan di Dusun Gompyong. Personel TNI dan warga bekerja tanpa membedakan peran sosial maupun kedudukan, dengan setiap pihak mengambil bagian sesuai kemampuan untuk membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Kebersamaan tersebut juga menciptakan suasana kerja yang lebih akrab. Interaksi antara personel Satgas dan masyarakat berlangsung sepanjang proses pembangunan, mulai dari persiapan material hingga pengerjaan konstruksi di lapangan.

“Sangat menyenangkan bekerja bersama-sama, beban berat terasa ringan dan hati pun damai. Semoga kerja sama yang indah ini terus berlanjut, membuat dusun kita makin rukun, aman, dan makmur bersama,” ujar salah seorang warga.

Gotong royong yang berlangsung selama TMMD menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Selain mempercepat pekerjaan, keterlibatan warga memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut menjaga dan memiliki hasil pembangunan yang nantinya digunakan bersama.

TMMD Bangun Infrastruktur dan Kebersamaan

Program TMMD Reguler ke-129 tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pembangunan fisik. Pelaksanaan kegiatan secara bersama-sama juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial, kepedulian, serta komunikasi antara personel TNI dan masyarakat di lokasi program.

Menurut Fajar, hubungan yang terbentuk selama pelaksanaan TMMD menjadi bagian penting yang diharapkan tetap terjaga setelah seluruh pekerjaan selesai.

“Semoga suasana damai dan gotong royong ini terus terpelihara dan menjadi kekuatan maju bersama selamanya,” katanya.

Kehadiran personel Satgas selama proses pembangunan juga membuat interaksi dengan masyarakat berlangsung lebih intensif. Melalui kegiatan sehari-hari di lokasi TMMD, prajurit dan warga dapat saling membantu sekaligus membangun kepercayaan yang mendukung kelancaran pelaksanaan program.

Kebersamaan Diharapkan Berlanjut Setelah TMMD

Pelaksanaan TMMD di Desa Cukil menunjukkan pembangunan desa dapat dilakukan melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Infrastruktur yang dikerjakan menjadi hasil fisik program, sedangkan semangat gotong royong yang terbentuk menjadi bagian sosial yang diharapkan tetap berkembang dalam kehidupan masyarakat.

Partisipasi warga juga menjadi faktor penting agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dipelihara dalam jangka panjang. Dengan keterlibatan sejak proses pengerjaan, masyarakat memiliki peran langsung dalam menghadirkan fasilitas yang dibutuhkan lingkungan mereka.

Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama masyarakat akan terus melanjutkan penyelesaian sasaran pembangunan di Desa Cukil sesuai jadwal. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kerukunan, dan kebersamaan sebagai modal pembangunan desa secara berkelanjutan.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait